Pertamina Beri Pelatihan Kelola Dana ke Warga Terdampak Kilang

ab - detikNews
Jumat, 06 Mar 2020 13:47 WIB
pertamina
Foto: pertamina
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) memberikan pendampingan dan pelatihan pengelolaan dana kepada 50 warga Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban yang terdampak pembangunan kilang minyak di Tuban, Jawa Timur.

Senior Supervisor CSR dan SMEPP Pertamina MOR V, Rusminto Wahyudi memberikan materi pada pelatihan tersebut. Harapannya agar masyarakat bisa mengelola dana ganti untung dengan bijak dan tepat. Selain itu, Lembaga Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Universitas Airlangga turut berpartisipasi dalam memberikan pelatihan manajemen keuangan ini.

"Pada pendampingan awal, kami beri sosialisasi dan dilanjutkan dengan praktik, supaya warga lebih paham apa itu CSR dan cara mendapatkannya," terang Rusminto dalam keterangan tertulis, Jum'at (6/3/2020).

Rusminto menambahkan, selain memberi materi pemahaman tentang Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina, masyarakat juga diberi pemahaman tentang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dalam kegiatan ini turut hadir pula Camat Jenu, perwakilan kepala desa, RT, dan RW di wilayah yang terdampak pembangunan.

"Pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan komunikasi dan sosialisasi agar warga dapat secepatnya menyusun program CSR sesuai kebutuhan di lapangan. Pertamina memastikan bahwa CSR ini harus tepat sasaran langsung kepada penerima," lanjut Rusminto.

Bagi petani yang tidak ingin beralih profesi pasca lahannya diganti untung oleh Pertamina, Rusminto mengatakan Pertamina akan mencari solusi bagi para petani yang terkena dampak pembangunan kilang.

Pertamina juga akan memberikan pelatihan bagi warga yang ingin bekerja di kilang minyak sesuai sertifikasi yang dibutuhkan. Sementara untuk para pelajar yang terkena dampak pembangunan kilang minyak, menurut Rusminto, Pertamina akan memberikan program beasiswa.

"Jadi, pertemuan ini akan kita tindak lanjuti agar dapat disusun program sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Karena program CSR Pertamina sendiri mencakup aspek pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pengembangan SDM. Pertamina ingin CSR yang diberikan nanti bisa tepat sasaran dan terasa manfaatnya," ujar Rusminto.

Pjs Manager CSR Pertamina, Audy Arwinandha Nasution mengatakan bahwa pelatihan ini perlu diberikan agar masyarakat dapat mengelola uang hasil ganti untung dengan bijak dan tepat.

"Pertamina menggandeng LPPM Universitas Airlangga dalam pelatihan dan pendampingan manajemen keuangan. Pendampingan manajemen keuangan ini akan berkesinambungan dan tujuannya agar masyarakat bisa mengatur keuangannya dengan bijak dan tepat. Selama warga kilang membutuhkan, Pertamina selalu ada memberikan yang terbaik karena telah ditugaskan oleh negara," papar Audy.

(mul/mpr)