Bandar Jual Sabu Pakai Bungkus Permen di Bantul, Diedarkan Via Aplikasi

Pradito Rida Pertana - detikNews
Selasa, 03 Mar 2020 13:57 WIB
Bandar narkotika di Bantul, Selasa (3/3/2020)
Foto: Bandar narkotika di Bantul (Pradito/detikcom)

Ronny mengatakan dalam sehari Aga bisa mengedarkan puluhan bungkus permen berisi sabu. Dari pengakuan Aga, barang haram tersebut diedarkan hingga ke wilayah Jawa Tengah (Jateng).

"Sudah ada yang diedarkan sama dia, setiap hari 10-20 tempat dia simpan. (Setiap bungkus) Ada yang setengah ada yang 1 gram. Selain itu barang itu diedarkan sampai Jateng, seperti Purworejo, Kebumen," katanya.

Ronny mengaku polisi masih mengembangkan kasus tersebut. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru.

"Tidak menutup ada tersangka baru karena itu kami terus lakukan lidik," ujarnya.

Terpisah, Aga mengaku belum lama mengedarkan sabu dengan modus dibungkus permen. Ia mengklaim diajari seseorang yang diduga sebagai pemasok barang.

"Awal Januari (2020) pakai (bungkus) permen ini, saya hanya diajari orang (DPO). Jadi saya beli permen dari Swalayan dan hanya saya pakai bungkusnya," ujarnya.

Selain itu, Aga juga mengaku jika komunikasinya dengan pelanggan melalui Telegram. Aga juga mengaku bukanlah bandar besar, melainkan sebagai perantara.

"Kalau pemesanan barangnya lewat telegram. Terus saya tugasnya cuma bikin alamat dan menaruhnya (permen isi sabu), biasanya (ditaruh) di jalan Paris (Parangtritis) dan Jalan Wates," ucap Aga.

Halaman

(ams/sip)