ADVERTISEMENT

Jurus Jepang dan Singapura Mengatasi Virus Corona

pal - detikNews
Senin, 02 Mar 2020 19:47 WIB
Kasus virus corona di China dan negara lain terus bertambah. Walaupun begitu, sebanyak 10.844 pasien virus corona di China daratan telah berhasil sembuh.
Foto: AP Photo

Salah seorang warga Indonesia yang tinggal di Jepang, Pitoyo Hartono, menyampaikan instruksi Abe tersebut dipatuhi masyarakat Jepang. "Acara wisuda universitas saya dibatalkan," ujarnya pada detikcom." Konferensi-konferensi ilmiah yang banyak dijadwalkan pada bulan Maret ini semuanya sudah dibatalkan."

Pitoyo merupakan guru besar di Department of Mechanics and Information, Chukyo University, Jepang. Tak hanya itu, menurut Pitoyo, banyak perusahaan yang meminta pegawainya untuk bekerja dari rumah. Dia sendiri mengaku membatalkan perjalanan ke Indonesia untuk memberi kuliah tamu ke sejumlah universitas.

"Ini dikarenakan pemerintah Jepang mengeluarkan imbauan agar masyarakat menghindari keramaian, bukan hanya untuk melindungi diri sendiri tapi juga melindungi orang lain dengan menurunkan potensi infeksi," ujar pria asal Surabaya, Jawa Timur itu.

Pemerintah Jepang juga meliburkan sekolah mulai tingkatan sekolah dasar sampai sekolah menengah. "Dimohon pengertian dan kerjasamanya karena ini semua untuk mencegah penularan masal di mana anak anak dan juga pengajar berkumpul dalam waktu yang lama di ruangan yang sama," ujar Abe.

Abe dengan sangat serius mengakui masih banyak hal yang tidak diketahui dari virus ini. Dia menyebut, bukan hal yang mudah "berperang" melawan musuh yang tidak kelihatan dan tidak diketahui wujudnya. Karena itu, Abe menyampaikan pemerintah Jepang tidak bisa "berperang" sendirian.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT