Round-Up

Sisa Pohon di Monas 'Korban' Revitalisasi Masih Jadi Misteri

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 01 Mar 2020 06:05 WIB
Pengerjaan revitalisasi Monas munculkan pro dan kontra di masyarakat. Meski diminta dihentikan sementara waktu, proyek revitalisasi itu masih terus berjalan.
Monas (Foto: Rifkianto Nugroho)

Sebelum penemuan batang-batang pohon itu, pihak UPK Monas sebelumnya memberikan informasi bahwa pohon-pohon tersebut dibawa ke gudang Sudin Kehutanan di Pulogadung, Jakarta Timur.

Reporter detikcom kemudian mencoba menelusuri keberadaan gudang tersebut di daerah Pulogadung, Jumat (7/2/2020). Sepanjang pencarian di wilayah tersebut, tidak ditemukan lokasi gudang Sudin Kehutanan.

Pencarian informasi berlanjut ke kantor Kecamatan Pulogadung dari dinas terkait. Di tempat tersebut, Kepala Satuan Pelaksana Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Kecamatan Pulogadung tidak berada di lokasi.

Hasil pencarian terhadap 191 pohon-pohon yang ditebang di kawasan Monas ini berlanjut ke gudang Sudin Kehutanan yang berada di wilayah Cipayung, Jakarta Timur.

Pantauan detikcom di lokasi, ditemukan beberapa batang pohon berserakan di area belakang gudang. Salah satu petugas di lokasi mengatakan batang-batang pohon tersebut merupakan bekas pohon tumbang di daerah Bambu Apus, Jakarta Timur.

"Iya itu bekas pohon tumbang aja, di daerah Bambu Apus. Udah hampir seminggu kali di sini," kata Shahroni, petugas di gudang Sudin Kehutanan Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (7/2).

Di area gudang Sudin Kehutanan Cipayung memang tidak terlihat ada tumpukan pohon lagi selain batang pohon tumbang. Area gudang hanya dipenuhi truk-truk dan kendaraan operasional Sudin Kehutanan Jakarta Timur.

Ketika ditanya perihal keberadaan pohon-pohon dari Monas, petugas mengaku tidak mengetahui hal itu. Menurutnya, selama ini belum ada informasi dari pimpinan terkait pohon-pohon dari Monas yang akan dikirim ke gudang Sudin Kehutanan Cipayung.

"Nggak ada info sama sekali. Biasanya kan kalau ada yang masuk, kita cek. Ini sampai sekarang masih belum ada apa-apa. Ini mah nampung ranting-ranting aja. Kalau gelondongan besar kaya di Bambu Apus itu kan karena dekat aja makanya dibawa ke sini. Jadi soal itu (pohon-pohon Monas) nggak pernah sampai, nggak pernah ada info," ujar Shahroni.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3