Round-Up

2 Jenderal Turun Tangan Selesaikan Gesekan Aparat di Tapanuli Utara

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 28 Feb 2020 22:06 WIB
Pangdam Bukit Barisan Mayjen Sabrar Fadhilah dan Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin (Datuk Haris Molana/detikcom)
Foto: Pangdam Bukit Barisan Mayjen Sabrar Fadhilah dan Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin (Datuk Haris Molana/detikcom)
Medan -

Gesekan antara anggota Polri dan TNI terjadi di Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut). Dua jenderal turun tangan menyelesaikan persoalan yang terjadi.

Pangdam Bukit Barisan Mayjen Sabrar Fadhilah dan Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin melakukan pertemuan di Kodam I Bukit Barisan, Medan, Jumat (28/2/2020). Gesekan yang terjadi diduga karena ada salah paham.

Diduga gesekan ini berawal saat ada anggota Kompi A Batalyon 123 yang melintas di Jalan Lintas Sumatera di Taput. Anggota TNI yang ingin kembali ke markas mengira terjadi kemacetan disebabkan razia. Padahal ada penanganan truk terguling.

Anggota TNI yang terburu-buru kemudian mengambil jalur pintas melawan arah. Momen ini jadi pangkal pemicu salah paham berujung keributan.

"Ini hanya kesalahpahaman. Kemacetan ini mereka tidak tahu. Bisa jadi anggota kita ini, karena merasa perlu ke induk satuannya di batalyon. Dianggap apakah razia dan lain sebagainya ternyata kan truk Fuso terguling," ujar Irjen Martuani.

Dia mengatakan kejadian serupa tak boleh terulang lagi demi menjaga soliditas TNI-Polri. Martuani mengatakan dirinya dan Mayjen Fadhilah bakal ke Taput mengecek lokasi kejadian.

"Tidak boleh ada hal seperti itu lagi ke depannya. Tadi malam, Danpomdam, Asintel, dari Polda Kabid Propam sudah saya kirim," ucap Martuani.

Selanjutnya
Halaman
1 2