Viral ITS Bebas 'Kucing Kampus', Ini Penyakit yang Dibawa Si Meong Liar

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 28 Feb 2020 13:22 WIB
Ilustrasi kucing domestik, Yogyakarta.
Foto: Ilustrasi kucing liar (Larastining Retno Wulandari/detikcom)
Jakarta -

Surat edaran Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya soal kawasan bebas kucing viral di media sosial (medsos). Sebuah penelitian pernah mengungkap soal risiko berinteraksi dengan kucing.

Untuk diketahui, kucing merupakan inang definitif (perantara) parasit Toxoplama gondii. Toxoplama gondii sendiri merupakan penyebab dari penyakit infeksi zoonosis Toksoplasmosis. Penyakit ini merupakan jenis penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang bisa membuat tubuh penderitanya mengalami demam hingga radang tenggorokan.

Prayuani Dwi Agustin dan J Mukono dari Departemen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya pernah meneliti peran kucing sebagai perantara penyakit toksoplasmosis ini. Hasil penelitian ini dituangkan dalam jurnal berjudul 'Gambaran Keterpaparan Terhadap Kucing Dengan Kejadian Toksoplasmosis pada Pemelihara dan Bukan Pemelihara Kucing di Kecamatan Mulyorejo, Surabaya'.

Penelitian dilakukan terhadap 25 responden pemelihara kucing dan 25 responden bukan pemelihara kucing. Data dikumpulkan melalui kuesioner
dan pemeriksaan sampel darah untuk mendeteksi kejadian toksoplasmosis melalui kadar imunoglobulin G anti toksoplasmosis.

Berdasarkan hasil penelitian terungkap bahwa jumlah keseluruhan kasus (prevalensi) toksoplasmosis pada pemelihara kucing mencapai 52% dan pada bukan pemelihara kucing sebesar 48%.

Selain itu, terdapat kecenderungan yang sama berupa keberadaan kucing liar, jumlah kucing liar, dan keberadaan kotoran kucing pada pemelihara kucing dan bukan pemelihara kucing yang didiagnosis positif toksoplasmosis.

"Hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa terdapat kecenderungan yang sama antara variabel keberadaan kucing liar, jumlah kucing liar, dan keberadaan kotoran kucing dengan kejadian toksoplasmosis pada pemelihara dan bukan pemelihara kucing di Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya," papar penelitian yang terbit dalam Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 8, No. 1 Januari 2015 ini.

Selanjutnya
Halaman
1 2