Tuntut Pemekaran NAD, Ratusan Orang Aksi di Depan Istana
Minggu, 04 Des 2005 17:22 WIB
Jakarta - Tuntutan agar Nangroe Aceh Darussalam dimekarkan terus digelorakan. Tak hanya lewat pernyataan sikap, tapi juga aksi unjuk rasa.Aksi unjuk rasa ini salah satunya digelar oleh Komite Persiapan Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (KP3ALA) yang digelar di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta. Ratusan orang ikut serta dalam aksi damai ini.Sebelum melakukan aksi, pada Minggu (4/12/2005) pagi tadi mereka juga sempat menggelar acara Deklarasi Bersama di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan. Dalam deklarasi ini, ratusan orang ikut tumpah ruah bersama dengan 11 bupati dari daerah yang menginginkan pemekaran. Ketua KP3ALA Rahmat Salam menyatakan, keinginan untuk memekarkan wilayah Aceh adalah untuk mendekatkan rentang kendali antara pemerintah dengan masyarakat dan juga mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Tuntutan seperti ini sebenarnya sudah sejak lama dimunculkan. Mereka menginginkan pemekaran yang didasarkan kepada pelaksanaan MoU perjanjian damai RI dan GAM. Selain itu juga syariah Islam secara kaffah. Katanya, Aceh selayaknya memiliki 5-6 provinsi. Namun saat ini, sudah ada dua provinsi yang siap. Kedua calon propinsi itu antara lain, Aceh Lauser Antara (ALA) yang terdiri dari 5 kabupaten Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Galeuwes dan Singkil. Satu lagi adalah provinsi Aceh Barat Selatan (Abas) yang terdiri dari 6 kabupaten yakni Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Aceh Jaya dan Simeleu.DPR, ujarnya sudah memberikan rekomendasi kalau NAD memang layak dimekarkan karena semua indikator sudah terpenuhi."Kami dari 11 kabupaten ini tidak akan ikut pilkada Aceh. Aceh itu ada 21 kabupaten dan 11 kabupatem ikut kami," ujarnya. Kalau mau rebut posisi gubernur sudah pasti kami menang, tapi bukan itu yang kami inginkan, lanjutnya.
(mar/)











































