Round-Up

Revitalisasi TIM: Anies Klaim Tak Cari Laba, Ketua DPRD Tuding Dusta

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 28 Feb 2020 09:29 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hadir dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi X di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/2/2020). Rapat membahas revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM).
Anies Baswedan (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)

Pernyataan Anies soal tak mencari laba itu pun dituding dusta. Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meragukan jika Pemprov DKI tak mencari keuntungan dari TIM.

"Kita mau diskusi sampai besok sore ujungnya komunikasi, Pak, dan mereka diajak ngobrol. Memang itu tempat dia. Kita sepakat dengan pemikiran Pak Gubernur, tadi ada pusat kesenian kebudayaan bertaraf internasional, saya sepakat, Pak, untuk pemasukan kita juga kok," ujar Prasetio yang hadir dalam rapat bersama Anies.

"Kalau dibilang nggak ada keuntungan di situ bohong lah, Pak. Wong (bertaraf) internasional pasti ada keuntungan mengundang orang," imbuh dia.

Revitalisasi TIM: Anies Klaim Tak Cari Laba, Ketua DPRD Tuding DustaKetua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi (baju putih). (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)

Prasetio menegaskan pihaknya tidak menghambat anggaran untuk revitalisasi TIM. Namun, dia enggan kecolongan soal anggaran revitalisasi TIM. Dia pun menilai perlu adanya kerja sama antara pemprov dengan DPRD untuk bersama-sama membangun Jakarta.

"Tanya Pak Gubernur, saya nggak pernah hambat. Saya ketok palu kalau rasio nggak bener sampai mati nggak akan saya kasih. Ketua Banggar saya, Ketua DPRD saya. Palu ada di saya, uang ada di Gubernur. Ayo kita sama-sama berkomunikasi," tutur Prasetio.

"Ini kan enak jalannya, tapi nggak tahu di lingkaran Pak Gubernur itu apa saya nggak ngerti ini. Apa ada tim bayangan-bayangan atau apa, saya nggak ngerti. Saya lihat saya nggak mau kecolongan. Tanda tangan Banggar, tanda tangan saya, ada apa-apa kena saya," tegasnya.

Halaman

(mae/aud)