Demo di Kementerian, Serikat Pekerja Minta Erick Thohir Bersih-bersih BUMN

Sachril Agustin B - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 16:12 WIB
Demo di Kementerian BUMN
Foto: Demo di Kementerian BUMN/Sachril Agustin - detikcom
Jakarta -

Kelompok massa yang tergabung dalam Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK) hari ini berdemo di Gedung Kementerian BUMN. Dia menuntut Menteri BUMN Erick Thohir bersih-bersih BUMN dengan memecat direksi beberapa BUMN.

Awalnya, aksi massa dilakukan oleh serikat pekerja dari PT Pos Indonesia yang menuntut direksi mereka diganti. Serikat pekerja ini melakukan aksi di depan kantor Regional IV dan melakukan long march ke Kementerian BUMN.

Di Kementerian BUMN, mereka bergabung dengan serikat pekerja BUMN lain. Menamai dirinya Aliansi Pekerja BUMN Bergerak, mereka berunjuk rasa. Ada sekitar 200 orang yang melakukan aksi.

"Yang kami tuntut, kan pak Erick Thorir punya semangat bersih-bersih BUMN, untuk mengganti seluruh direksi BUMN dan anak cucu perusahaan yang melanggar peraturan perundang-undangan, yang melanggar PHK sepihak, yang melakukan mutasi kepada karyawan tanpa proses perundingan," tuntut Presiden ASPEK Mirah Sumirat ditemui di depan kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (27/2/2020).

Dia mengatakan, ada direksi BUMN yang sudah menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri. Namun dia tak menyebut siapa sosok direksi BUMN itu. Meski begitu, dia mengaku pihaknya punya bukti, dokumen dan foto-foto yang menguatkan argumen itu.

"Kami tidak akan hadir disini kalau tidak ada data, bukti, dokumen dan kisah nyata. Dipastikan kami datang ke sini, kami punya data, fakta, dokumen, dan merasakan itu sendiri, apa yang dilakukan direksi itu sendiri," tuturnya.

Kementerian BUMN akhirnya menemui perwakilan dari para pendemo. Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menemui 10 orang perwakilan para pendemo. Di sana mereka memberikan dokumen yang dimaksud.

"Data dan dokumen secara hukum sudah di tangan Pak Arya," ujarnya.

Dia meminta Erick Thohir menindaklanjuti tuntutan tersebut segera. Dia memberikan waktu hingga 1 pekan. Bila tidak ada tindak lanjut, dia mengancam akan mengajak massa pekerja BUMN untuk mogok nasional.

"InshaAllah 99%. Kita akan lakukan aksi lebih, mogok nasional," ujarnya.

Simak Video "Tak Cuma Karyawan Pos, Serikat Pekerja Lain Juga Ikut Demo Kemen-BUMN"

[Gambas:Video 20detik]



(zlf/zlf)