Kemenkes Akan Uji Spesimen 188 ABK World Dream dan 68 ABK di Diamond Princess

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 14:48 WIB
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto
Foto: Rolando FS/detikcom
Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto memastikan akan melakukan uji spesimen terhadap 188 WNI anak buah kapal (ABK) World Dream yang dievakuasi dari Jepang. Terawan menyebut hasil uji spesimen akan diungkapkan secara terang-terangan.

"Ya belum (Ke Balitbangkes). Nanti hasilnya juga kita ungkapkan. Tidak ada yang tersembunyi buat kita. Kita memang mengemukakan apa adanya," kata Terawan kepada wartawan di kantor Kemenko PMK di Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (27/2/2020).

Selain 188 WNI ABK World Dream, Terawan akan melakukan uji spesimen terhadap 68 ABK Diamond Princess. Uji spesimen tersebut, menurutnya, akan dilakukan dengan efektif.

"Coba bayangin sekarang aja 188 ABK kita periksa spesimennya, kita langsung cek semua dia tanpa sakit atau sakit semua dicek. Ini melebihi jumlah spesimen yang selama ini dikirim 134. Kalau ditambah 68, (maksudnya yang ABK Diamond Princess), maka banyak. Jadi kita harus efektif mana yang harus diperiksa," ujarnya.

Terawan menyatakan ungkapan syukurnya karena sampai dengan saat ini Indonesia negatif dari virus mematikan tersebut. Terawan tidak peduli terhadap pernyataan-pernyataan liar soal keraguan tidak adanya Corona di Tanah Air.

"Kalau untuk negatif sampai detik ini ya memang anugerah. Menurut saya, berkah dari Yang Maha Kuasa, tidak bisa dimungkiri. Orang boleh menyangsikan, terus gimana caranya lho memang hasilnya begitu," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah akhirnya memutuskan akan mengevakuasi 68 anak buah kapal warga negara Indonesia (WNI) Diamond Princess yang tengah bersandar di Yokohama, Jepang. Keputusan evakuasi ini merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Intinya adalah rapat kali ini menindaklanjuti keputusan Bapak Presiden dan arahan beliau yang telah memutuskan bahwa pemerintah akan mengevakuasi WNI ABK Diamond Princess yang bersandar di Yokohama, yang untuk sementara jumlahnya 68 orang dengan pesawat," kata Menko PMK Muhadjir Effendy dalam konferensi pers di Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (27/2).

(zlf/zlf)