Pemkot Bekasi: Banjir di Kranji Akibat Luapan Kali Jatiluhur

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 11:16 WIB
Banjir Kranji Bekasi
Foto: Banjir di Kranji Bekasi (ist.)
Jakarta -

Setelah bertahun-tahun tidak kebanjiran, warga Kranji, Bekasi, Jawa Barat kebanjiran pada 25-26 Fabruari 2020. Sebelumnya, Kompleks Perumnas 1 juga kebanjiran pada 1 Januari 2020.

"Banjir di wilayah Perumnas 1, Kelurahan Kranji, merupakan dampak dari luapan air dari Kali Jatiluhur/Kali Beringin yang disebabkan oleh volume air yang sangat besar dan tidak sebanding dengan saluran/besarnya kali yang ada," kata Kabag Humas Kota Bekasi, Sajekti Rubiyah, dalam hak jawab yang diterima detikcom, Kamis (27/2/2020).

"Tidak lancarnya aliran air juga karena semakin kecilnya saluran Kali di bawah Jalan Sudirman dan Rel KA menuju ke hilir," sambung Sajekti.

Pemerintah Kota Bekasi menyatakan tidak tinggal diam melihat bencana banjir dan warga yang membutuhkan bantuan. Terhadap warga yg terkena banjir, Pemkot mengaku sudah melakukan pendataan dan pemberian bantuan logistik bagi warga korban banjir melalui RT, RW setempat dan juga di beberapa titik langsung diberikan ke posko/lokasi dapur umum ataupun lokasi pengungsian warga yang ada.

"Adapun bantuan yang diberikan berupa sembako, nasi bungkus, selimut, pempers, air mineral dan sebagainya," ujar Sajekti.

Pemkot juga melakukan visitasi door to door dalam memeriksa kesehatan warga korban banjir bersama tim dokter Puskesmas Kranji.

"Tentunya akan kami terus upayakan pemenuhan terhadap kebutuhan warga masyarakat yang diperlukan khususnya bagi warga korban banjir di Kranji," ucap Sajekti.

Saat ini, Pemerintah Kota Bekasi juga terus mengupayakan pengerukan sedimen kali Jatiluhur melalui dinas teknis DBMSDA Kota Bekasi. Hal itu dibarengi dengan program rutin kegiatan kerja Bhakti K3 yang juga melibatkan warga dan aparatur.

"Program pengerukan lumpur juga mendapat prioritas penanganan untuk mengantisipasi banjir kembali terulang," pungkas Sajekti.

Simak Juga Video "Dampak Banjir Karawang 9.770 Jiwa Mengungsi"

[Gambas:Video 20detik]




(asp/aan)