Round-Up

Hukuman Disiplin Bagi Letkol Sandi Gegara Surat Intoleransi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 06:00 WIB
KSAD Andika Perkasa
Foto: KSAD Andika Perkasa (Yogi Ernes - detikcom)
Jakarta -

Letkol TNI Aloysius Sandi Sudirman harus menelan pil pahit jelang masa pensiunnya. Dia dihukum disiplin selama 21 hari karena surat terbuka yang mempersoalkan isu intoleransi di Indonesia.

Hukuman disiplin ini disampaikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa di Mabesad, Jalan Veteran No 5, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2020). Andika menjelaskan awal mula kasus surat intoleransi tersebut. Dituturkan Andika, Letkol Aloysius mengunggah surat terbukanya di media sosial pada 8 Februari lalu. Pihaknya langsung memeriksa yang bersangkutan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan Letkol Aloysius masih berstatus prajurit aktif TNI AD. Karena itu, kata Andika, dia harus tunduk pada sistem peradilan militer Indonesia.

Andika melanjutkan, banyak potensi pelanggaran hukum atas tindakan surat terbuka Letkol Aloysius ini. Dari hukum pidana, Letkol Aloysius bisa diancam dengan UU 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Kemudian juga potensi permasalahan dengan hukum pidana militer. Mulai Pasal 27 ayat 3, Pasal 45 ayat 3 tentang dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik," kata Andika.

"Lalu Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 tentang dugaan penyebaran kebencian atau permusuhan kepada individu atau kelompok berdasarkan SARA. Juga Pasal 103 tentang melalaikan perintah kedinasan," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2