4 Kisah Tragis Ibu Terserang Baby Blues: Bacok Anak-Kubur Bayi Hidup-hidup

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Rabu, 26 Feb 2020 15:16 WIB
Garis Polisi/Police Line. Dilarang melintas garis polisi
Foto: Bagus Kurniawan/detikcom

Aminah membacok suaminya gegara marah diajak berhubungan badan usai melahirkan.Aminah membacok suaminya gegara marah diajak berhubungan badan setelah melahirkan. (Syahdan Alamsyah/detikcom)


Bacok Suami Gegara Diajak ML


Aminah (43), perempuan asal Kampung Ciherang, Desa Gunung Malang, Kecamatan Cikidang, Sukabumi, baru saja melahirkan anak ketiganya dua bulan lalu. Rasa bahagia yang seharusnya dirasakan berubah menjadi rasa amarah kepada suaminya, Maman (47).

Dalam kondisi tak sadar, ia membacok suaminya sendiri. Ia kesal karena suaminya kerap meminta berhubungan badan. Saat suaminya tertidur Minggu (14/7/2019) pagi, Aminah kalap dan membacokkan kapak pada kepala suaminya. Maman berteriak minta tolong sehingga mengundang warga sekitar.

Mimin, kakak Maman, yang pertama kali melihat, langsung merebut kapak dari Aminah. Aminah terpaksa diikat oleh warga karena terus mengamuk. Sementara itu, Maman langsung dibawa ke RSUD Sekarwangi, Cibadak, karena terluka parah.

Ternyata, sebelum insiden berdarah Minggu pagi itu, pada Sabtu dini hari pukul 02.30 WIB, Aminah juga sempat membacok suaminya. Namun tidak terluka parah. Saat itu pun Maman menutupi kejadian itu dengan mengatakan dibacok orang tak dikenal. "Aksi itu dia lakukan sebagai akumulasi kekesalan kepada suaminya. Dalam kondisi tidak sadar sampai akhirnya nekat melakukan aksi itu," kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi.

Penyidik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sukabumi dan Cikidang melibatkan psikiater dari RSUD Mekarwangi untuk memeriksa Aminah.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5