KPK Panggil Lagi Elite Berkarya Vasco Ruseimy di Kasus Korupsi Kemenag

Ibnu Hariyanto - detikNews
Rabu, 26 Feb 2020 10:47 WIB
Penampakan Gedung Baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Ketua DPP Partai Berkarya Vasco Ruseimy terkait kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemenag tahun 2011. Vasco akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Undang Sumantri.

"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka USM (Undang Sumantri)," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (26/2/2020).


Vasco diperiksa dalam kapasitas sebagai pegawai PT Berkah Lestari Indonesia. Selain memanggil Vasco, KPK memanggil seorang dua saksi lain yakni mantan Ketua ULP Ditjen Pendidikan Islam Tahun Anggaran 2011, M Zen dan kuasa Direktur PT BKM, Krisnardi Wijaya.

Vasco sebelumnya juga pernah dipanggil KPK jadi saksi kasus tersebut pada Kamis (30/1). Ini merupakan pemanggilan kedua.

Nama Vasco sebelumnya disebut oleh mantan terpidana kasus korupsi di Kementerian Agama (Kemenag) ini, Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, saat hendak menjalani pemeriksaan KPK. Dia mengaku senang lantaran meyakini KPK memproses nama-nama yang disebutkannya terlibat dalam perkara yang pernah menjeratnya itu.

"Saya diperiksa hari ini terkait penundaan yang kemarin, menindaklanjuti hasil putusan pengadilan yang saya jalani kemarin terkait dengan Kementerian Agama," kata Fahd di kantor KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (23/1).

Fahd memang cukup vokal menyebut sejumlah nama dalam kasusnya. Salah satu yang cukup sering disebutnya adalah nama Priyo Budi Santoso.

"Sudah saya sebut semua (soal Priyo Budi Santoso). Kalau soal menetapkan itu kewenangan penyidik. Saya sampaikan apa yang saya jalani, semua saya sampaikan ke penyidik. Tidak ada yang ditutupi," kata Fahd.

"Iya itu kan, semua kan, Syamsurachman, Vasco (Vasco Ruseimy), nama-nama pejabat kementerian lain sudah saya sebutkan semua. Tinggal sekarang baru Pak Undang, sekarang tinggal pengusahanya kan," imbuhnya.

Simak juga video Istri dan Anak Nurhadi Mangkir dari Panggilan KPK:

Selanjutnya
Halaman
1 2