LAPAN: Banjir Jakarta Karena Penguatan Angin dari Laut Tiongkok Selatan

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 25 Feb 2020 11:18 WIB
ilustrasi hujan
Foto: Ilustrasi hujan (GettyImages)
Jakarta -

DKI Jakarta dan sekitarnya terimbas banjir karena hujan deras yang mengguyur. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan bahwa banjir ini disebabkan oleh penguatan angin yang berasal dari Laut Tiongkok Selatan.

"Bahwa kejadian banjir Jakarta dalam waktu 3 hari ini, dikarenakan adanya penguatan angin dari utara di permukaan atmosfer yang berasal dari Laut Tiongkok Selatan yang secara meteorologi sering disebut CENS (Cross Equatorial Northerly Surge), membawa uap air dingin dan awan dari selat Karimata sejak tanggal 18 Februari 2019," kata Peneliti Sains dan Teknologi Atmosfer Lapan, Trismidianto kepada wartawan, Selasa (25/2/2020).

Trismidianto mengatakan analisis ini berdasarkan pengamatan TREAK (Tim Reaksi Analisis Kebencanaan) Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer. Selain itu, dia memaparkan bahwa hujan deras ini juga diperkuat karena Tropical Cyclone.

"Juga di-maintain atau diperkuat adanya Tropical Cyclone sejak tanggal 22 Februari sampai sekarang sehingga terjadilah pembentukan awan konvektif local yang menyebabkan hujan dini secara persisten diatas Jakarta," tuturnya.

Simak Video "Stasiun Sudirman Banjir, Penumpang Ini Tetap Setia Tunggu Kereta"

Selanjutnya
Halaman
1 2