ADVERTISEMENT

KPK Tak Akan Musnahkan Hasil Sadapan 36 Kasus yang Dihentikan

Ibnu Hariyanto - detikNews
Selasa, 25 Feb 2020 00:45 WIB
Ali Fikri
Plt Jubir KPK, Ali Fikri (Ari Saputra/detikcom)

Ali menyebut kemungkinan KPK tidak akan memusnahkan hasil sadapan 36 penyelidikan yang dihentikan itu. Sebab, menurutnya, hasil sadapan itu akan digunakan sebagai jalan masuk untuk melakukan pencegahan korupsi.

"Namun yang terpenting memang hasil sadapan dari kasus yang dihentikan penyelidikannya kita tahu dan dengar kemarin itu bagian dari upaya untuk bangun sistem yang lebih baik ketika di beberapa kasus yang dihentikan. Nanti misalnya di kementerian, nanti di mana kementeriannya nih, di kementerian yang perlu diperbaiki berdasarkan dugaan tindak pidana berdasarkan penyelidikan tersebut," tuturnya.

Sebelumnya, KPK menghentikan 36 kasus di tahap penyelidikan. Langkah KPK itu menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Namun, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan 36 kasus dugaan korupsi yang dihentikan oleh KPK pada tahap penyelidikan dapat dilanjutkan kembali. Kasus tersebut, kata dia, dapat dilanjutkan jika ditemukan bukti baru.

"Kalau ada bukti baru, bisa dong. Bisa dong," kata Firli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/2).

Firli mengatakan penghentian penyelidikan kasus tersebut sudah lewat mekanisme hukum yang berlaku. Ia memastikan penghentian penyelidikan kasus itu sesuai dengan aturan hukum.

"Semuanya sudah kita lakukan sesuai mekanisme," ujarnya.


(ibh/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT