Arena Skateboard Eks Asian Games Jadi 'Kolam Renang', Ini Kata JSC

Raja Adil Siregar - detikNews
Senin, 24 Feb 2020 12:11 WIB
Sejumlah anak bermain di arena roller sport yang terendam air di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (23/2/2020). Arena roller sport yang merupakan tempat pelaksanaan cabang olahraga skateboard Asian Games 2018 yang lalu tersebut terbengkalai. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.
Arena skateboard eks Asian Games 2018 di Palembang terendam banjir (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Palembang -

Arena roller sport yang juga tempat skateboard gelaran Asian Games 2018 lalu terbengkalai. Arena itu tampak terendam air bak kolam renang dan tidak terurus.

Direktur Utama Jakabaring Sport City (JSC), Meina Paloh mengakui jika arena itu memang terendam air. Namun, bukan berarti arena terbengkalai setelah tidak digunakan.

"Saya akui arena itu ada terendam, tapi tidak terbengkalai. Arena itu selalu kita rawat sejak selesai Asian Games 2018," terang Meina Paloh ketika dikonfirmasi detikcom, Senin (24/2/2020).

Menurut Meina, arena itu terendam air karena pihaknya tengah fokus di event Palembang Triathlon 2020 dan digelar pada 22-20 Februari. Selain itu, pompa untuk mengeluarkan air juga saat ini tengah bermasalah.

"Itu kan pakai pompa. Pompanya itu lagi bermasalah, saya telah koordinasi sama Dinas PU Provinsi untuk perbaikan. Kami juga kemarin kan sedang fokus Thriatlon dan memang musim hujan," kata Meina.

Arena roller sport untuk skateboard itu sendiri, dalam catatan pengelola belum pernah digunakan. Hanya saja banyak komunitas yang menggunakan dengan memanjat pagar.

"Asian Games itu terakhir dipakai. Kalau komunitas kadang ada izin pakai, tetapi ada juga yang nekat naik pagar bermain tanpa izin dan inilah yang kita sesalkan," kata Meina.

Tidak digunakannya arena roller sport sendiri, lanjut Meina karena kurangnya partisipasi pengurus skateboard yang ada di Palembang. Padahal arena itu sudah standar internasional dan siap digunakan kapan saja.

Sementara untuk perawatan, diketahui seluruh venue dikelola oleh pihak JSC. Namun ada beberapa venue yang aktif digunakan pengurus dan ada yang tak pernah dimanfaatkan.

"Ada pengurus yang aktif dan ada juga yang tidak. Bahkan ada satu venue itu tidak pernah digunakan setelah selesai SEA Games 2011 lalu, kita harap semua pengurus aktif agar venue yang ada ini dapat dimanfaatkan," katanya.

Terakhir, terkait arena yang terendam air kini sudah dalam pengeringan. Di mana pihak JSC menggunakan mobil khusus untuk mengosongkan air di arena yang tengah ramai jadi perbincangan tersebut.

(ras/jbr)