Round-Up

Beda Elektabilitas Anies di 2 Survei Capres 2024

Andhika Prasetia - detikNews
Senin, 24 Feb 2020 07:06 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri penandatanganan kontrak untuk melanjutkan pembangunan proyek jalur MRT dari Bundaran HI menuju Harmoni.
Foto Anies Baswedan: Rengga Sancaya
Jakarta -

Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencuat di bursa capres 2024. Dua lembaga survei ini mengungkap besaran elektabilitas Anies.

Dari survei yang dirilis Indo Barometer dan Parameter Politik Indonesia (PPI)-Politika Research and Consulting (PRC), Anies secara berturut-turut menempati posisi kedua dan keempat. Posisi pertama diraih Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Prabowo meraih angka 22,5% di survei Indo Barometer, disusun Anies dengan angka 14,3%. Nama-nama lainnya yang masuk bursa adalah Sandiaga Uno, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Khofifah Indar Parawansa, Erick Thohir, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), hingga Mahfud Md. Selain Anies dan Prabowo, kandidat lainnya memperoleh angka di bawah 10%.

"Ini pilihan calon presiden tanpa Jokowi. Simulasi 22 calon presiden, Prabowo Subianto itu 22,5%, Anies Baswedan 14,3%, Sandiaga Salahuddin Uno 8,1%, Ganjar Pranowo 7,7%, Tri Rismaharini 6,8%, Agus Harimurti Yudhoyono 5,7%," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di Hotel Century Park Senayan, Jakarta, Minggu (23/2).

Elektabilitas Anies Terjun Bebas, PKS Angkat Bicara:

Sedangkan versi survei PPI-PRC, Prabowo berada di peringkat pertama dengan angka 17,3%. Anies menempati posisi keempat (7,8%), di bawah Sandiaga (9,2%), dan Ganjar (8,8%).

Direktur Eksekutif PPI, Adi Prayitno mengatakan elektabilitas Anies cenderung terjun bebas sejak awal tahun 2020. Dia menyebut ini dikarenakan permasalahan banjir di DKI Jakarta.

"Dalam bacaan kita kenapa Anies di bawah Sandiaga dan Ganjar mungkin karena badai besar di Jakarta, terpaan banjir dari awal Januari sampai sekarang itu efektif membuat elektabilitas Anies terjun bebas," kata Adi saat memberi pemaparan survei, di hotel Gren Alia, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (23/2).

Survei Indo Barometer dilakukan pada 9 Januari 2020 sampai 15 Januari 2020. Sampel dari survei ini berjumlah 1.200 responden dari 34 provinsi. Margin of error survei sebesar 2,83% dengan tingkat kepercayaan 95%. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling. Teknik pengumpulan data wawancara dan tatap muka responden menggunakan kuesioner.

Sementara itu, PPI dan PRC menggelar survei sejak awal Februari 2020 dengan tingkat kepercayaan 95%. Survei ini menggunakan metodologi multistage random sampling dengan mewawancarai 2.197 responden yang tersebar di 220 desa atau kelurahan seluruh Indonesia dan margin of error sebesar 2,13%.

Hasil-hasil di atas masih sebatas survei. Prabowo, Anies, dan nama-nama lainnya belum mendeklarasikan diri untuk maju Pilpres 2024. Masih terbuka peluang bagi penantang lainnya untuk muncul di bursa Pilpres 2024.

(dkp/zap)