OK OCE Disempurnakan Jadi JakPreneur, NasDem: Apa Sekadar Ganti Nama?

Mochamad Zhacky - detikNews
Minggu, 23 Feb 2020 08:12 WIB
Pengusaha nasional yang tercatat sebagai salah satu orang terkaya Indonesia, Dato Sri Tahir sore ini menyambangi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kantornya, Jakarta Pusat.
JakPreneur. (Foto: Trio Hamdani)

Anies sebelumnya menyebut JakPreneur memberikan pelatihan sesuai dengan fase dari wirausahawan. Ada yang baru akan memulai, ada juga yang hanya tinggal mendapat modal.

Wibi mengingatkan Anies dan jajarannya untuk tetap mengawal setiap fasenya. Jangan sampai, apa yang telah difasilitasi kepada warga Jakarta, misalnya permodalan, menjadi sia-sia.

"Iya pelatihan, permodalan itu harus dikawal. Jangan sampai itu salah sasaran. Orang yang nggak siap diberikan modal, akhirnya wasted kan, nggak mendapatkan apa-apa juga," imbau Wibi.

"Jadi saya harap pemerintah ini serius. Jangan hanya sekadar mem-branding bahwa kita peduli terhadap kewirausahaan ataupun masyarakat yang rentan akan kebutuhan ekonomi. Tapi benar-benar program ini menjadi program utama Pemprov DKI dalam hal pengentasan kemiskinan," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluncurkan program kewirausahaan JakPreneur. Program itu disebut Anies sebagai penyempurnaan dari program One Kecamatan One Center of Entrepreneurship (OK OCE).

"JakPreneur ini, pendekatannya asimetrik. Asimetrik itu artinya memberikan solusi sesuai dengan fasenya, tidak simetris, tidak dianggap semuanya pemula. Sebagian adalah memang pemula, dari nol. Tapi sebagian sudah berjalan, tinggal fase kalau disebut tadi P-nya P1-P7," ucap Anies dalam sambutan di acara Naturale Market by JakPreneur, di Thamrin 10, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (22/2).


(zak/rfs)