Sekjen Kemenag Dicopot, Komisi VIII Singgung Menag Kerap Terima Masukan Salah

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Sabtu, 22 Feb 2020 16:28 WIB
Tubagus Ace Hasan Syadzily
Foto: Ace Hasan Syadzily (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi VIII, Ace Hasan Syadzily, menghormati keputusan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi, yang membebastugaskan sementara Nur Kholis Setiawan dari jabatan Sekjen Kemenag. Ace mengatakan penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan Nur Kholis harus dibuktikan sesuai peraturan yang berlaku.

"Pencopotan Sekjen Kementerian Agama, Nur Kholis Setiawan, itu kewenangan dari Menteri Agama sendiri, kalau memang ditemukan adanya penyalahgunaan atau melanggar ketentuan perundang-undangan, tentu dan itu menurut saya perlu dibuktikan, menurut ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Bagi Pak Nur Kholis sendiri tentu dia berhak untuk keberatan atas pencopotan sementara," kata Ace kepada wartawan, Sabtu (222/2/2020).


Ace lantas menyinggung Menag Fachrul yang kerap kali menerima masukan yang salah. Salah satunya terkait pengisian jabatan Plt Dirjen Bimas Katolik yang sempat menuai polemik.

"Misalnya masukan soal apa yang disampaikan oleh Sekjen terkait dengan jabatan Bimas Katolik yang katanya tidak boleh dipegang Plt-nya eselon II kan. Sebetulnya kami Komisi VIII pernah menyampaikan kenapa nggak dijabat oleh eselon II yang beragama Katolik juga? tapi kan Sekjen memberikan input masukan kepada menteri bahwa jabatan tersebut tidak bisa diisi oleh eselon karena alasan aturan perundang-undangan yang berlaku dan itu pun pernah kami tanyakan dengan Komisi VIII tapi ternyata menurut perundang-undangan boleh," ujar dia.

"Andai waktu itu Pak Menteri Agama diberikan masukan yang tepat terkait dengan perundang-undangan mungkin kontroversi tentang Dirjen Katolik mungkin tidak akan menuai seperti kemarin berkepanjangan," sambung Ace.

Selanjutnya
Halaman
1 2