Jubir Jokowi: Pemerintah Segera Evakuasi WNI dari Yokohama Jepang

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Sabtu, 22 Feb 2020 09:09 WIB
Presiden Jokowi di Kecamatan Sukajaya, Bogor.
Jokowi (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Istana menyatakan pemerintah segera melakukan evakuasi kemanusiaan tahap 2, yakni memulangkan WNI dari Yokohama, Jepang. Keputusan ini diambil setelah pemerintah menggelar rapat teknis dalam negeri dan dengan pihak Jepang.

"Pemerintah segera melakukan evakuasi kemanusiaan tahap 2 dari Yokohama (Jepang) dalam waktu dekat setelah melakukan rapat teknis dengan kementerian/lembaga terkait di dalam negeri dan pemerintah Jepang, khususnya di luar negeri," kata Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rachman, dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/2/2020).

Fadjroel mengatakan pemerintah Indonesia sukses melakukan evakuasi kemanusiaan tahap 1 atas 238 WNI dari Provinsi Hubei, China, menuju transit observasi di Natuna. Pemerintah juga mengklaim sukses menjalankan gotong royong kemanusiaan tahap 1, yaitu mengembalikan 238 WNI dari Hubei, ditambah 42 penjemput dan sejumlah kru pesawat ke 30 provinsi di Indonesia, yang disebut diterima dengan baik di daerah masing-masing dan semuanya sehat.

"Sesuai Inpres No.4/2019, evakuasi kemanusiaan dan gotong royong kemanusiaan dikoordinir oleh dua Menko: Polhukam dan PMK. Sesuai informasi dari KBRI Jepang dan Kemenlu yang berkomunikasi dan terus memantau, WNI yang berada di kapal pesiar Diamond Princess berjumlah 78 orang, 74 orang dinyatakan sehat, namun 4 orang WNI yang dinyatakan positif terdampak virus Covid-19 sudah dirawat dengan sangat baik di rumah sakit di Jepang yang memenuhi semua protokol WHO," beber Fadjroel.

Fadjroel mengatakan Presiden Jokowi terus menerima laporan terakhir tentang keadaan WNI di Yokohama, Jepang. Jokowi memerintahkan semua pihak di dalam negeri mempersiapkan evakuasi kemanusiaan tahap 2 dari Yokohama sebaik mungkin.

"Termasuk memerintahkan Kemenlu dan KBRI untuk terus memantau dan berkomunikasi dengan 78 WNI tersebut serta menyelesaikan semua prosedur evakuasi kemanusiaan tahap 2 dari Yokohama (Jepang) ke Indonesia kepada pihak Pemerintah dan otoritas lainnya di Jepang," sebut Fadjroel.

"Evakuasi kemanusiaan dan gotong royong kemanusiaan ini membuktikan bahwa pemerintah yang dipimpin Presiden Joko Widodo berhasil menumbuhkan perasaan saling percaya (trust) saling bahu membahu bergotong royong dalam menyelesaikan masalah kebangsaan, sosial, dan kemanusiaan bersama-sama," imbuh dia.

Ada 270 WNI di Kapal Pesiar yang Ditolak Bersandar di Bintan:

[Gambas:Video 20detik]

(mae/gbr)