WN Filipina yang Tewas di Kapal di Laut Sulsel Diautopsi Malam Ini

Hermawan Mappiwali - detikNews
Jumat, 21 Feb 2020 23:02 WIB
Dilarang Melintas Garis Polisi
Ilustrasi garis polisi (Ari Saputra/detikcom)
Makassar -

Polisi mengautopsi Segovia Rodolvo Fabella, warga negara (WN) Filipina, yang ditemukan tewas di kapal laut di perairan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel). Autopsi dilakukan di RS Bhayangkara Polda Sulsel.

"Oh iya, jadi kami malam ini persiapan autopsi. Jadi autopsi akan kami lakukan malam ini juga," ujar Karumkit RS Bhayangkara Kombes Farid Amansyah saat dihubungi detikcom, Jumat (21/2/2020) malam.

Farid mengatakan langkah autopsi dilakukan setelah adanya permintaan dari pihak keluarga Segovia di Filipina. Pihak keluarga disebut tidak ingin berspekulasi soal penyebab kematian korban sehingga mengajukan permintaan autopsi.

"Pada intinya karena ini kecurigaan (dari keluarga) kematiannya tidak wajar sehingga keluarga meminta untuk autopsi dan diamini oleh penyidik," ujar Farid.

Saat ditanya lebih lanjut terkait pernyataan dugaan kematian korban tak wajar, Farid mengatakan kecurigaan itu datang dari pihak keluarga korban sendiri, meski polisi telah menilai tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Cuma kan keluarga jauh (di Filipina), jadi dia mau pastikan (sebab kematian korban). Daripada dia bertanya-tanya di sana, jadi dia minta sekalian diautopsi saja," kata Farid.

"Orang asing kan memang begitu. Istilahnya, kematiannya, mau memastikan (apa penyebabnya). (Hasil autopsi) juga menenangkan (keluarga) dia kan. Jadi istilahnya memastikan," pungkas Farid.

Diberitakan sebelumnya, korban Segovia ditemukan meninggal mendadak di atas kapal pada Kamis (20/2) pagi. Kematian korban juga sempat memicu kehebohan lantaran korban kehilangan nyawa diduga akibat virus Corona.

Dugaan virus Corona itu muncul setelah diketahui kapal kargo yang ditumpangi korban pernah berlabuh di Singapura dan Malaysia.

(idn/idn)