Soal Ketahanan Nasional, Presiden PKS Sebut Bukan Hanya Aspek Militer

Mochamad Zhacky - detikNews
Jumat, 21 Feb 2020 22:43 WIB
Presiden PKS Sohibul Iman
Presiden PKS Sohibul Iman (Zacky/detikcom)
Jakarta -

Presiden PKS Sohibul Iman menilai ketahanan nasional bukan hanya menyangkut aspek militer. Sohibul mengatakan ketahanan nasional mestinya dimaknai secara luas hingga menyangkut daya tahan rakyat terhadap segala ancaman.

"Saya ingin mengajak bahwa ketahanan nasional ini harus kita maknai jauh lebih luas. Karena itu, saya lebih suka memaknainya resilience, yaitu ketahanan nasional, bagaimana negeri ini memiliki imunitas, memiliki daya tahan yang sangat luar biasa terhadap apa pun yang menjadi gangguan terhadap negeri ini," kata Sohibul di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2020).



Hal itu disampaikan Sohibul saat membuka acara bertajuk 'Kursus Singkat Ketahanan Nasional' yang digelar oleh DPP PKS. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh anggota DPR Fraksi PKS, dan ketua-ketua Fraksi PKS dari seluruh DPRD, baik di provinsi, kota, maupun kabupaten.

Sohibul menyadari aspek militer, persenjataan, dan personel aparat keamanan juga penting diperkuat. Tapi, sebutnya, kuatnya aspek-aspek tersebut tak akan ada artinya jika rakyat sendiri tidak memiliki daya tahan terhadap ancaman.

"Aspek militer, aspek persenjataan, dan aspek personel tentara itu adalah suatu aspek yang tidak kalah penting," sebut Sohibul.

"Tetapi saya kira apalah artinya persenjataan kita hebat, militer kita profesional, tapi kalau kemudian rakyat secara keseluruhan ternyata tidak memiliki resilience, daya tahan," imbuhnya.



Sekadar informasi, kursus tentang ketahanan nasional ini akan digelar sampai Minggu (23/2). Rencananya, Mendagri Tito Karnavian, Kepala BNPT Suhardi Alius, dan Kabareskrim Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo akan menjadi pembicara.

(zak/idn)