Round-Up

Klaim Pimpinan KPK Teken Puluhan Sadapan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 21 Feb 2020 09:11 WIB
Logo, ilustrasi, gedung Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK)
Logo KPK sebagai ilustrasi (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Penyadapan menjadi salah satu keunggulan KPK terutama berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT). Pimpinan KPK mengklaim hampir setiap hari ada penyadapan tetapi sampai setidaknya sebulan terakhir ini tidak ada OTT yang terjadi.

Persoalan mengenai penyadapan sempat menjadi polemik lantaran dalam Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 disebutkan bila KPK harus meminta izin pada Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Polemik ini pula yang dianggap melemahkan KPK.

Namun Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan mesin penindakan KPK masih terus berjalan. Bahkan, Alexander mengaku hampir setiap hari menandatangani surat perintah penyadapan (sprindap).

"Banyak yang sudah kita keluarkan, termasuk sprindap sudah banyak saya pastikan," kata Alexander di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2020).

Selain sprindap, Alexander juga mengatakan bila surat perintah penyelidikan (sprinlid) pun sudah banyak ditekennya. Namun Alexander tidak menyebutkan spesifik mengenai kasus-kasus apa yang saat ini tengah diincar KPK.

"Sudah ada kalau 50 sprindap saja sudah ada. Saya kira lebihlah dari 50. Hampir tiap hari saya tanda tangan sprindap," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2