Cium Tangan Jenazah Pembegalnya, Wakit Sempat Dibacok-Kehilangan Motor

Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 19:16 WIB
Wakit (berbaju merah) korban begal di Medan (Datuk Haris Molana/detikcom)
Foto: Rilis kasus begal di Medan (Datuk Haris Molana/detikcom)
Medan -

Wakit (60), warga Tanjung Morawa korban begal di Kawasan Titi Kuning, Medan, mencium tangan salah satu jenazah pembegalnya. Ketika dibegal, Wakit dibacok dan motornya dirampas.

"Yang viral, ada aksi pelaku yang ditindak tegas (ditembak mati) dan yang buron melakukan begal terhadap seorang bapak di kawasan Titi Kuning atau Jalan Trikora. Pelaku membacok tangan korban serta mengambil sepeda motornya pada 7 Januari lalu," sebut Kapolrestabes Medan Kombes Johnny Eddizon Isir saat konferensi pers di RS Bhayangkara Medan, Kamis (20/2/2020).

Pelaku begal yang ditembak mati bernama Mukmin Mustakir alias Kiki di Jalan Mongonsidi, Medan, Sumatera Utara. Petugas menyita sebilah celurit dan pisau milik pelaku.

"Ada dua orang kita tangkap. Satu di antaranya ditembak mati karena melawan petugas. Sementara satu lainnya masih buron," kata Isir.

Isir menyebutkan aksi begal itu meresahkan warga. Setiap kali melakukan aksi, pelaku menggunakan senjata tajam. Tak sungkan, mereka pun membacok korbannya, termasuk Wakit.

"Berkat kerja keras Reskrim Polrestabes, Polsek Medan Baru dan polsek jajaran, tadi malam kita tangkap pelakunya," sebut Isir.

Mukmin Mustakir adalah eksekutor begal di kawasan Titi Kuning. Seorang yang buron merupakan jokinya. Sementara tersangka yang ditangkap dan masih hidup berinisial ASM (28), ikut serta dalam serangkaian begal di TKP lainnya.

"Total TKP aksi mereka ada 9 tempat dan masuk dalam wilayah hukum Polrestabes Medan. Kita akan terus melakukan pengembangan dan menangkap pelaku yang buron. Hanya tunggu waktunya saja," ujar Isir.

Wakit punya alasan mencium tangan jenazah pembegalnya. Ini karena janjinya sendiri.

"Saya waktu itu sempat menyebutkan. Jika, pelaku ditangkap akan mencium tangannya. Nah, ini sudah ditangkap saya pun harus menunaikannya. Walau, pelakunya meninggal dunia," kata Wakit.

Simak Video "Komplotan Begal di Sulsel Dibekuk!"

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/zlf)