Kapolda Papua Minta Warga Serahkan Senjata dari Lokasi Jatuh Heli MI-17

Saiman - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 08:40 WIB
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw (Saiman/detikcom)
Foto: Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw (Saiman/detikcom)
Timika -

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw meminta masyarakat dan tokoh di Oksibil untuk segera mengembalikan barang-barang yang diambil di lokasi jatuhnya helikopter MI-17 milik TNI AD. Barang-barang itu termasuk senjata.

Paulus mengaku telah melakukan pendekatan kepada pemerintah daerah termasuk meminta bantuan Bupati untuk turut membantu melakukan pendekatan kepada masyarakat agar mengembalikan barang-barang tersebut.

"Iya saya sudah mengimbau dan melakukan pendekatan kepada tokoh-tokoh termasuk juga bupati untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk mengembalikan barang yang diambil dari lokasi, termasuk itu(senjata)," kata Paulus usai memimpin apel di Mapolres Mimika, Kamis (20/2/2020).

Paulus menambahkan, barang yang diambil masyarakat itu milik negara. Siapa pun yang mengambil harap mengembalikannya kepada pemilik. Dia merasa yakin senjata di lokasi jatuhnya Heli MI-17 di Oksibil masih di tangan warga.

"Saya yakin barang itu masih di tangan masyarakat, KKB tidak pegang, KKB cuma cari sensasi saja, kalau dia ngambil bukan miliknya ya itu pencurian," tambah Paulus.

Namun Kapolda tidak memerinci berapa jumlah pasti senjata milik anggota TNI korban jatuhnya heli MI-17 di Pegunungan Bintang, Oksibil, Papua, itu.

(gbr/asp)