China Disebut Tangkapi Muslim Uighur Tanpa Alasan, Ini Jawaban Kedubes

Zulfi Suhendra - detikNews
Rabu, 19 Feb 2020 13:36 WIB
Pemerintah China klaim kamp di Xinjiang, China, tawarkan pelatihan sukarela bagi etnis Uighur. Namun, dokumen rahasia yang bocor ke publik berkata sebaliknya.
Foto: AP Photo
Jakarta -

Media Jerman Deutsche Welle (DW) memberitakan bahwa pemerintah China banyak menangkap muslim Uighur tanpa alasan. Kedutaan Besar China untuk Indonesia membantah.

Kepala Media dan Diplomasi Publik kedutaan besar China di Jakarta, Huang Hui mengatakan, semua fakta dan informasi soal Xinjiang sudah sering dikemukakan. Dia juga mengatakan, sudah banyak orang Indonesia yang datang ke Xinjiang yang bisa berbagi pengalaman.

"Semua fakta dan informasi yang dibagikan oleh kami sudah ada dalam website. Kami membagikan itu secara publik. Banyak orang Indonesia yang diundang ke China dan tahu fakta sebenarnya. Mereka juga sudah berbagi pengalamannya," ujar Huang Hui saat dikonfirmasi, Rabu (19/2/2020).

Huang kemudian mengarahkan ke situs resmi Kedutaan Besar China untuk Indonesia.

Dalam situs resminya, Kedutaan Besar China untuk Indonesia mengatakan, media barat terus berupaya mencemarkan program anti-teror dan deradikalisasi yang dilakukan di Xinjiang. Sejumlah media Barat itu juga disebut berupaya mengadu-domba hubungan persahabatan antara Tiongkok dan dunia Muslim.

"Tindakan ini justru memamerkan standar ganda mereka dalam isu anti-teror, sekaligus niat buruk mereka untuk merusak kemakmuran dan stabilitas di Xinjiang serta menghambat kemajuan Tiongkok," tulisnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3