Dituduh Penculik Anak, Ibu Pemulung di Lampung Diseret hingga Ditampar IRT

Jabbar Ramdhani - detikNews
Rabu, 19 Feb 2020 12:24 WIB
poster
Ilustrasi persekusi (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Seorang perempuan paruh baya di Lampung bernama Irawati jadi korban persekusi. Irawati dipersekusi untuk mengaku sebagai penculik anak.

Video persekusi yang dialami Irawati viral di media sosial (medsos). Dalam video tersebut tampak ada seorang ibu rumah tangga (IRT) yang terus mencecar Irawati.

Beberapa orang yang ada di lokasi berusaha melerai IRT yang terus memegangi Irawati. Sejumlah warga meminta IRT tersebut menahan diri hingga polisi datang.

"Nggak, saya merasa terancam, Om," kata IRT tersebut. Tampak dia masih menarik baju Irawati. Karena terus ditarik-tarik, kerudung yang dipakai Irawati pun terlepas. Baju yang dipakainya pun menjadi berantakan.

Dalam video yang beredar, Irawati tampak dalam posisi berjongkok. Dalam posisi itu, dia ditarik-tarik IRT yang terus menuduhnya penculik dari awal.

"Dia membawa alat-alat, sumpah," kata IRT tersebut sembari menyeret Irawati. Dia juga menuduh Irawati punya komplotan penculik. Dari video yang beredar, tampak Irawati ditampar IRT tersebut.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pandra Arsyad membenarkan peristiwa persekusi tersebut. Peristiwa itu dikabarkan terjadi di Kampung Sawah Brebes, Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung.

"Ya betul, betul (sempat ada ibu pemulung dituduh menculik anak)," kata Kombes Pandra saat dikonfirmasi, Rabu (19/2/2020).

Setelah mengalami persekusi, Irawati datang melapor ke Polda Lampung. Polisi akan menindaklanjuti laporan Irawati.

"Betul, sudah melapor kemarin ke SPKT Polda Lampung. Dan ini akan kita tindak lanjuti laporan pengaduan dari ibu yang melaporkan Gita atas dugaan penganiayaan itu. Intinya dilaporkan penganiayaan dan pencemaran nama baik," ujar Pandra.

(jbr/fdn)