Pria Sebar Hoax Corona di Medan Minta Maaf, Polisi Lanjutkan Penyelidikan

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 19 Feb 2020 11:11 WIB
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja (Ahmad Arfah-detikcom)
Medan -

Pria berinisial F yang diduga menyebarkan informasi bohong alias hoax ada pasien virus corona dirawat di RS Adam Malik Medan meminta maaf. Namun, polisi memastikan tetap menyelidiki dugaan hoax itu.

"Kita masih melakukan penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Rabu (19/2/2020).

Tatan enggan menjelaskan sejauh mana proses penyelidikan yang dilakukan. Dia juga tak menyebutkan detail apakah sudah ada pihak yang melaporkan dugaan hoax itu atau belum.

"Kita lihat dulu," ucap Tatan.

Sebelumnya, sebuah video yang menyebut ada pasien Corona dirawat di RS Adam Malik, Medan, beredar di media sosial. Pihak RS Adam Malik mengatakan video itu berisi hoax alias informasi bohong. Polisi pun menyatakan siap menyelidiki dugaan penyebaran hoax tersebut.

Dilihat detikcom, Sabtu (15/2/2020), tampak seorang pria menggunakan masker bicara dalam video berdurasi sekitar 50 detik. Dia mengaku mendapat informasi ada pasien pengidap virus corona yang dirawat di RS Adam Malik.

Belakangan, pria bermasker itu bertemu dengan Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit Hasibuan. F pun menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya.

"Sehubungan dengan beredarnya video yang telah saya perbuat, dengan ini saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang dirugikan antara lain Dinas Kesehatan Pemprov Sumatera Utara dan Rumah Sakit Adam Malik Medan yang telah saya sebutkan dalam video yang saya perbuat dan saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat," tutur F yang masih menggunakan masker.

(haf/jbr)