Peneliti Batan Klaim Area Terpapar Radioaktif di Batan Indah Sudah Aman

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Selasa, 18 Feb 2020 17:05 WIB
Pengangkutan limbah radioaktif di perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) dilanjutkan (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Lokasi limbah radioaktif di perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan. (Tangsel) dilanjutkan (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Serpong -

Ada limbah radioaktif di perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Salah satu peneliti Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) menyebut area yang terkontaminasi limbah radioaktif sudah aman.

"Sudah empat kali background. Sebetulnya sudah aman (area yang terpapar radioaktif)," kata peneliti Batan, Mukhlis Ahadi, di perumahan Batan Indah, Serpong, Tangsel, Selasa (18/2/2020).

Muklis menjelaskan ia memakai alat bernama 'surveymeter radiasi' untuk melakukan mapping. Dia mengatakan alat ini bekerja dengan mencari radiasi di suatu tempat.

Ketika alat ini dinyalakan, lanjutnya, akan ada nilai yang menunjukkan besaran microsievert per jam dari sebuah parameter.

Muklis mengungkapkan kawasan permukiman--yang dia sebut sebagai background--memiliki nilai 0,4 microsievert per jam. Sedangkan di tempat lain yang biasanya terdapat zat radioaktif, nilainya 2 microsievert per jam.

"Kalau normal itu background. Cuma untuk batas aman, kita bisa sampai 4 kali background, masih bisa. Tempat-tempat tertentu bisa 5 kali background. Sebetulnya sudah aman (area di Batan Indah yang terpapar radioaktif), 4 kali latar (background), 0,5 dikali 4 kan 2," bebernya.

Dia pun menerangkan nilai aman di tiap tempat berbeda-beda. Pada tambang atau taman, kata Muklis, nilai microsievert per jam bisa mencapai di atas satuan atau di atas nol koma.

"Tempat seperti tambang bisa tinggi background-nya, itu alam. Atau pasir tertentu di pantai bisa tinggi karena alam juga," ujar dia.

Terpantau, Muklis menggunakan alat yang dibawanya untuk mencari tanah yang terpapar radioaktif. Alat yang berbentuk kotak ini mengeluarkan bunyi nyaring ketika digunakan.

Batan Sudah Serahkan Serpihan Limbah Radioaktif ke Polisi:

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/dnu)