Pembuat Sayembara iPhone 11 Bandingkan Harun Masiku dengan Nazaruddin

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 18 Feb 2020 16:28 WIB
Muhammad Nazaruddin menjadi saksi sidang kasus korupsi Hambalang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (29/5). Nazaruddin bersaksi untuk terdakwa Choel Mallarangeng.
M Nazaruddin yang dibawa-bawa dalam sayembara buronan KPK (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Sayembara berhadiah iPhone 11 bagi pemberi informasi terkait 2 buronan KPK masih berlaku. Koordinator LSM Masyarakat Anti-Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman menceritakan soal niatnya membuat sayembara itu.

"Jadi (sayembara) iPhone 11 itu adalah sindiran satire kepada KPK," kata Boyamin saat ditemui di kawasan Slipi, Jakarta Barat, Selasa (18/2/2020).

Dua buronan yang dimaksud Boyamin yaitu Harun Masiku dan Nurhadi. Harun merupakan mantan caleg PDIP terkait kasus suap pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR, sedangkan Nurhadi adalah mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) yang terjerat suap-gratifikasi Rp 46 miliar.

"Kalau Nurhadi kuatlah ya soalnya (mantan) Sekretaris Mahkamah Agung, tapi kalau Harun Masiku itu kan orang biasa ya dan kantor hukumnya juga kecil ya. Apa susahnya nangkap dia? Padahal kalau tahun-tahun dulu (KPK) bisa, Nazaruddin di Kolombia bisa ditangkap. Bahkan tahun-tahunu dulu KPK bisa membantu Kejaksaan Agung (menangkap buronan di luar negeri)," ujar Boyamin.

"Jadi hadiah ini sebenarnya sindiran satire dan kalau perlu dalam waktu 6 bulan KPK tidak bisa menangkap dua orang ini saya akan melakukan penuntutan-penuntutan pimpinan KPK untuk mengundurkan diri. Karena dalam bahasa saya ini pimpinan KPK yang mempermalukan rakyatnya sendiri," imbuhnya.

Atas adanya sayembara itu, KPK sempat memberikan respons positif. Namun KPK tetap berpegang pada bantuan polisi serta kekuatan KPK sendiri untuk memburu buronannya itu.

"Kami menghargai partisipasi publik untuk bersama-sama mencari keberadaan tersangka Harun Masiku (DPO)," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (17/2/2020).

"Hingga saat ini KPK tetap berkomitmen bersama dengan pihak kepolisian untuk segera menemukan keberadaan dan menangkap yang bersangkutan," imbuh Ali.

Simak Video "Awal Tahun 2020 KPK Sudah Tetapkan 4 Buronan, Siapa Saja?"

[Gambas:Video 20detik]

(dhn/dhn)