Round-Up

Rp 2 M 'Hilang', Nasabah Kerahkan Massa Segel Bank

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 18 Feb 2020 06:45 WIB
Sejumlah warga menduduki kantor Bank Mandiri Sidrap. Mereka meminta uang nasabah yang hilang dikembalikan (Hasrul Nawir/detikcom)
Foto: Sejumlah warga menduduki kantor Bank Mandiri Sidrap. Mereka meminta uang nasabah yang hilang dikembalikan (Hasrul Nawir/detikcom)
Sidrap -

Sejumlah warga menyegel dan menduduki paksa kantor Unit Bank Mandiri Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka datang menuntut atas dugaan kehilangan uang nasabah sebesar Rp 2 miliar.

Warga yang datang tersebut adalah massa dari H Podda. Podda mengatakan uang Rp 2 miliar itu hilang dari rekening istrinya, Gusnani.

"Saya datang untuk meminta uang saya kembali sebesar Rp 2 miliar lebih. Menurut informasi Bank Mandiri, itu uang keluar sesuai dengan prosedur internal bank. Kalau sesuai kenapa pemilik uang tidak dikonfirmasi ke istri saya selaku pemilik rekening?" kata Podda saat ditemui detikcom.

Podda mengaku sudah berkali-kali mencoba memediasi kasus tersebut. Namun tidak ada jalan keluar yang diberikan pihak bank.

"Di rekening saya awalnya ada uang sejumlah Rp 4,5 miliar, hari itu saya lupa tanggalnya datanglah seorang pegawai Bank Mandiri atas nama Rosni meminta tolong karena tidak capai target untuk mentransfer uang sebesar Rp 2 miliar ke rekening istri saya, Hj Gusnani untuk deposito dalam jangka waktu 1 bulan," kata Podda.

Podda mengatakan rekeningnya sempat diblokir Badan Narkotika Nasional (BNN) atas dugaan pencucian uang terkait narkoba. Namun dugaan tersebut tak terbukti. Podda lalu melapor ke pihak bank dan akhirnya uangnya dikembalikan.

"Setelah saya melapor ke pihak bank, akhirnya uangnya dikembalikan melalui transfer dari BNI dan itu ada konfirmasi sebelumnya," terangnya.

Namun, Podda saat melakukan pengecekan di rekening istrinya melalui rekening koran, uang sebesar Rp 2 miliar lebih hilang. Terekam ada puluhan transaksi di rekening istrinya.

Rp 2 M 'Hilang', Nasabah Kerahkan Massa Segel BankFoto: Sejumlah warga menduduki kantor Bank Mandiri Sidrap. Mereka meminta uang nasabah yang hilang dikembalikan (Hasrul Nawir/detikcom)

"Di situ tercatat ada 38 transaksi sampai Rp 50 juta dalam sehari, padahal istri saya sebagai pemilik rekening tidak tahu dan tidak ada konfirmasi," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2