Ahok Bicara soal Tembak Duluan Jika Ketemu Teroris

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 19:08 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meluncurkan buku Panggil Saya BTP di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020).
Ahok dalam acara peluncuran buku.

Ahok ketika itu diterpa kritik soal isu HAM ketika memindahkan warga Pluit. Namun, menurut Ahok, nyawa warga di Waduk Pluit yang terancam banjir jauh lebih penting.

"Lalu mereka kirim itu dari PBB, perempuan dari Brazil. Ada acara duduk di samping saya. Saya tanya saya melanggar HAM bagian mana? Kamu di negara kamu pernah nggak? Pindahin orang dari bahaya kematian Waduk Pluit, kalau Waduk Pluit airnya lewat, 15 ribu-70 ribu orang lewat itu," tutur Ahok.

"Kok melanggar HAM?" imbuh Ahok.

Ahok lantas menganalogikan pandangannya itu dengan 'menembak teroris'. Bagi Ahok, menyelamatkan orang banyak yang terancam serang teroris jauh lebih penting dari pada nyawa seorang teroris.

"Kalau di sini ada teroris masuk, saya tembak duluan. Di depan umum di depan TV. Daripada semuanya mati," kata Ahok menggambarkan analoginya soal HAM.

Halaman

(knv/fjp)