Meski Gugatannya Ditolak, MAKI Janji Kawal Terus Kasus Harun Masiku

Dwi Andayani - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 13:43 WIB
kuasa hukum MAKI, Rizky Dwi Cahyo Putra
Foto kuasa hukum MAKI Rizky Dwi Cahyo (Bil/detikcom)
Jakarta -

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak gugatan praperadilan yang diajukan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) terkait kasus PAW anggota DPR. MAKI mengatakan pihaknya akan terus mengawal kasus ini.

"Kita dalam melakukan pengawalan-pengawalan kasus-kasus ini, itu kita juga tidak akan berhenti," ujar kuasa hukum MAKI Rizky Dwi Cahyo Putra usai persidangan, di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Senin (17/2/2020).

Rizky menyebut pihaknya akan kembali mengajukan praperadilan jika belum ada penetapan tersangka baru. Namun, terkait kapan gugatan akan kembali dilakukan, Rizky menyebut menunggu perkembangan KPK.

"Bahkan kalau misalkan belum ditetapkan tersangka, ini nanti tiga bulan ke depan kita akan ajukan lagi, tiga bukan ke depan kita akan ajukan lagi, gitu sampai diterbitkan tersangka baru dan sebagainya," kata Rizky.

"Mungkin ada rentang jarak waktunya, lihat situasinya. Belum bisa ditentukan, apapun inti dari permohonan-permohonan kita kan ingin mendorong KPK, cara mendesak dengan cara seperti ini," sambungnya.

Dia menilai terdapat banyak dinamika dalam penanganan kasus tersebut. Rizky menyinggung salah satunya terkait upaya penggeledahan kantor PDIP yang dilakukan oleh KPK.

"Kenapa kita buru-buru terhadap kasus ini, bagaimana dinamikanya penanganan kasus ini. Mulai dari penggeledahan waktu itu kan. Masa kantor mau digeledah habis itu dihalangi, tidak jadi digeledah kan ada apa itu. Karena mungkin elite-elite kantor tertentu atau seperti gimana," tuturnya.

Simak Video "Praperadilan Kasus PAW DPR, MAKI Minta KPK Hadirkan Kompol Rosa"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2