Jadi Tuan Rumah, Kota Semarang Siap Gelar Summit Kota Sehat 2020

Nurcholis Maarif - detikNews
Minggu, 16 Feb 2020 20:21 WIB
Wali kota Semarang Hendrar Prihadi
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus mematangkan sejumlah persiapan dalam penyelenggaraan Summit Kota Sehat 2020 yang rencananya digelar pada 29 Maret hingga 1 April nanti. Mulai dari narasumber pengisi seminar, ruang expo, hingga site visit bagi peserta.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kota yang dipimpinnya sebagai tuan rumah Summit Kota Sehat 2020. Ia berharap Kota Semarang dapat menjadi tempat yang nyaman untuk bertukar pikiran, terkhusus terkait mendorong terwujudnya kota sehat.

"Tentu Pemerintah Kota Semarang mengucapkan terima kasih karena dipercaya sebagai tuan rumah event dengan skala nasional, apalagi konteksnya adalah Kota Sehat, di mana menjadi bagian penting dapat pembangunan manusia di Indonesia," ungkap Hendi, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis, Minggu (16/2/2020).

"Harapannya Kota Semarang dapat lancar sebagai tuan rumah, dan dapat menjadi tempat yang nyaman untuk berdiskusi, transfer ilmu dan pengalaman yang tentunya untuk menghasilkan kolaborasi mewujudkan kesehatan masyarakat di daerah masing-masing," imbuhnya.

Hendi meyakinkan jika pihaknya terus menyiapkan dengan serius event dua tahunan ini. Mulai dari seminar dengan melibatkan narasumber lintas kementerian dan universitas internasional hingga best practice wali kota sejumlah daerah atas pencapaian kota sehat di wilayahnya. Tak hanya itu, selama kegiatan Summit Kota Sehat, direncanakan akan ada ruang expo bagi 20 kota atau kabupaten untuk menampilkan program atau kegiatan unggulan Kota Sehat.

Pemkot Semarang, kata hendi, juga akan menyelenggarakan site visit 11 lokasi di Kota Semarang yang dapat dikunjungi oleh peserta. Sebanyak 11 lokasi tersebut merupakan kelurahan yang telah terlibat aktif di dalam mendukung konsep Kota Sehat, seperti Kelurahan Kandri di Gunung Pati sebagai kelurahan dengan tatanan pariwisata sehat, Kelurahan Pedurungan Tengah sebagai tatanan ketahanan pangan dan gizi, dan Kelurahan Pedalangan sebagai tatanan permukiman sarana umum.

Jadi Tuan Rumah, Kota Semarang Siap Gelar Summit Kota Sehat 2020Foto: Dok Pemkot Semarang

Lokasi lainnya yang akan menjadi site visit seperti Kota Lama, pengelolaan sampah di Jatibarang hingga kawasan Agrowisata Cepoko dan Purwosari. Dengan demikian, peserta Summit Kota Sehat tidak hanya bertransfer ilmu, tetapi juga sekaligus berwisata di Kota Semarang.

Sementara itu, Ketua Forum Kota Sehat Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi, optimis Kota Semarang dapat berkontribusi tidak hanya sebagai tuan rumah, tetapi juga sebagai role model untuk berbagai pengalaman dalam Summit Kota Sehat.

Pasalnya Kota Semarang pada tahun 2019 lalu telah berhasil menerima penghargaan Swasti Saba Wistara, predikat tertinggi Kota Sehat dan Sejahtera pada taraf pengembangan menurut Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri.

"Sebagai tuan rumah tentu tidak hanya pelaksanaan acaranya saja yang dipikirkan, tapi bagaimana Kota Semarang nantinya dapat benar menunjukkan sebagai Kota Sehat dengan predikat Swasti Saba Wistara," ucap wanita yang akrab disapa Tia tersebut.

"Untuk itu hari ini semua elemen yang di Kota Semarang diharapkan dapat bergerak bersama mendukung Kota Semarang sebagai tuan rumah Forum Summit Kota Sehat," imbuhnya.

Sebagai informasi, Summit Kota Sehat 2020 merupakan kegiatan berskala nasional yang tahun ini akan digelar di Kota Semarang. Tak kurang dari 514 perwakilan pemerintah kabupaten dan kota dijadwalkan hadir. Jumlah tersebut terdiri dari 416 kabupaten, 98 kota, dan 34 pembina provinsi sehat se-Indonesia.

(ega/ega)