Kota Bogor Macet Parah, Wali Kota Sebut Jumlah Angkot 3.000-an

Isal Mawardi - detikNews
Minggu, 16 Feb 2020 17:31 WIB
Kemacetan terjadi di kawasan Stasiun Bogor. Kemacetan ini terjadi akibat angkot ngetem di Taman Kopi yang terletak berdampingan dengan Stasiun Bogor.
Angkot di depan Stasiun Bogor (Foto: dok. detikcom)
Jakarta -

Wali Kota Bogor Bima Arya membeberkan salah satu penyebab Kota Hujan kerap didera kemacetan. Bima menyinggung keberadaan angkot yang jumlahnya ribuan.

"Macet di Bogor itu (penyebabnya) satu, karena angkotnya kebanyakan. Angkotnya itu (jumlahnya) 3.412," ujar Bima Arya di Ksatria Arya Wira Room, Hotel Century Park, Senayan, Jakarta, Minggu (16/2/2020).

Bima menyinggung rencana Pemkot Bogor mengkonversi sejumlah angkot menjadi bus, sehingga jumlah angkot di pusat kota akan berkurang.

"Angkot ini bertahap akan hilang dari pusat kota. Sudah kami konversi, nanti angkot akan menjadi satu bus," sebut Bima Arya.

Selain itu, Pemkot Bogor juga berencana membangun trem sebagai feeder dari LRT. Transportasi berbasis rel ini dibutuhkan karena mobilisasi jalanan di Bogor sudah padat.

"Kami juga akan membangun koneksi antara LRT dan trem. Di pusat kota angkot berkurang, diganti TransPakuan, semacam TransJakarta yang lebih kecil. Nah, tahun ini sudah direncanakan untuk membangun trem. Jadi di pusat kota, di Istana-Kebun Raya (Bogor)-stasiun (Bogor), untuk menjemput LRT yang diperkirakan masuk (Bogor) 2 tahun lagi," tutur Bima.

Tonton juga video Jakarta Peringkat Ke-10 Kota Termacet di Dunia:

[Gambas:Video 20detik]

(isa/asp)