Analisis BMKG soal Gempa M 5,4 di Jailolo Maluku Utara

Eva Safitri - detikNews
Minggu, 16 Feb 2020 03:50 WIB
Ilustrasi gempa
Foto: Ilustrasi/AFP
Jakarta -

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 terjadi di Kecamatan Jailolo, Maluku Utara. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menganalisis gempa ini termasuk gempa dangkal akibat adanya perubahan bentuk batuan pada lempeng Laut Maluku.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi batuan pada Lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust fault)," kata Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/2/2020).

BMKG juga memutakhirkan kekuatan magnitudo gempa yang awalnya 5,4 menjadi 5,5. Gempa ini terjadi pukul 22.36 WIB dengan episenter gempa terletak pada koordinat 1.58 LU dan 126.45 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 125 km arah Barat Laut Kota Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara dengan kedalaman 53 km.

"Hari Sabtu, 15 Februari 2020 pukul 22.36.44 WIB wilayah Maluku Utara diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter awal dengan magnitudo M=5,4 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,5," ujar Rahmat.

Guncangan gempa bumi dirasakan hingga Ternate, Mayau dan Jailolo dengan skala III MMI yang berarti getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa seakan akan truk berlalu. Gempa juga dirasakan di Bitung dan Manado skala II MMI, berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Rahmat mengatakan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat adanya gempa. Dari hasil pengamatan, belum menunjukkan adanya gempa susulan.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Sampai pukul 23.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock)," tuturnya.

Tonton juga video Gempa M 6,1 Rusak Sejumlah Bangunan di Aceh:

[Gambas:Video 20detik]

(eva/dkp)