Polri Bongkar Modus Kawin Kontrak, KPAI Harap Kasus Perdagangan Anak Ditekan

Andhika Prasetia, Andhika Prasetia - detikNews
Minggu, 16 Feb 2020 01:26 WIB
Susanto
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Susanto. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi Polri yang membongkar kasus prostitusi berkedok kawin kontrak di Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dengan demikian, KPAI berharap kasus perdagangan anak ditekan.

"Kami mengapresiasi atas langkah Mabes Polri membongkar kasus ini. Upaya baik ini diharapkan dapat menekan kasus-kasus anak terpapar perdagangan anak atas nama wisata atau yang lain," kata Ketua KPAI Susanto kepada wartawan, Sabtu (15/2/2020).

KPAI juga berharap masyarakat memberikan perlindungan bagi anak-anak. "Kami berharap semua pihak termasuk masyarakat setempat juga ikut melindungi anak," ujar Susanto.

Bareskrim Polri menangkap satu sindikat yang menjajakan bisnis prostitusi berkedok kawin kontrak di kawasan Puncak. Polisi menyebut setiap muncikari memiliki puluhan wanita yang akan ditawarkan untuk kawin kontrak.

Seorang WNA Pemesan Kawin Kontrak di Bogor Jadi Tersangka:

Selanjutnya
Halaman
1 2