Round-Up

Muncul Isu Manipulasi, Surat Anies Akhirnya Direvisi

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 15 Feb 2020 07:35 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Foto: Wilda Nufus/detikcom

"Kami sebagai Ketua Dewan dan fraksi kami melihat ada manipulasi lagi seakan-akan Kepala TACB Pak Mundardjito ini mengiyakan, padahal ini belum ada konfirmasi antara Gubernur dengan dia. Nah, ini kan saya bertanya ke Pak Sesneg kenapa diperbolehkan," kata Prasetio di Kantor Kemensetneg, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020).

"Saya sebagai Ketua DPRD merasa kecewa dan saya ini adalah pembohongan publik," ujarnya.

Ketika ditanya mengenai polemik ini, Anies menyerahkan sepenuhnya kepada Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta.

Kepala Dinas Kebudayaan, Iwan Henry Wardhana mengatakan untuk menggelar Formula E di Monas tidak perlu melibatkan TACB. Menurutnya, ini hanya perlu ke Tim Sidang Pemugaran (TSP).

Sementara itu, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah meminta polemik ini tidak diperpanjang. Dia mengatakan, ada terjadi salah input dalam pengetikan surat balasan Anies ke Mensesneg itu.

"Ya salah info-info saja dia, tanya (rekomendasi) ke mana, bilangnya (tulisnya) ke mana. Tanya Pak Mawardi (Kepala Biro Kepala Daerah) harusnya kalau ada kekeliruan naskah, salah input yang mengetik kali ya, diperbaiki saja. Tanya Mawardi ya," ucap Saefullah.

Saefullah pun mengatakan pemprov DKI Jakarta akan merevisi kesalahan tersebut dan mengirim ulang surat ke Mensesneg. Katanya, yang tertulis di surat tersebut seharusnya adalah Tim Sidang Pemugaran (TSP) bukan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB).

"Sebetulnya nggak ada mekanisme (perbaikan surat) apa. Ya nanti kita susulin perbaikannya aja. Ya surat satu kalimat, dua kalimat, ya mohon maaf, harusnya tertulis TSP (Tim Sidang Pemugaran), tetapi yang tertulis di situ ada TACB. Jadi yang benar adalah TSP," katanya.

Halaman

(zlf/zlf)