Arab Saudi Kini Tak Haramkan Valentine, Ini Sikap Sekjen MUI

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Sabtu, 15 Feb 2020 05:58 WIB
gedung MUI
Gedung MUI (Foto: Grandyos Zafna)


Seperti diketahui, warga Arab Saudi kini bebas merayakan Hari Valentine yang jatuh pada tanggal 14 Februari, setelah sebelumnya dinyatakan haram. Kebebasan merayakan Hari Valentine dimanfaatkan warga Saudi untuk memberikan hadiah kepada orang-orang tercinta mereka.

perubahan terjadi tahun 2018, ketika mantan Presiden Komisi Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan (CPVPV) untuk wilayah Mekkah, Sheikh Ahmed Qasim Al-Ghamdi, menetapkan Hari Valentine tidak bertentangan dengan ajaran atau doktrin Islam. Saat itu, Sheikh Ahmed menyatakan bahwa merayakan kasih sayang merupakan hal yang universal dan tidak terbatas pada orang-orang non-muslim saja.

CPVPV merupakan otoritas keagamaan pada pemerintah Saudi yang mengatur penerapan doktrin Islam atau hisbah.

Sedangkan di Indonesia, hari valentine kerap diwarnai dengan razia terhadap pasangan yang berbuat asusila. Sejumlah daerah pun mengeluarkan surat edaran larangan perayaan valentine day.



MUI Jawa Timur bahkan menyatakan perayaan Hari Valentine haram bagi umat Islam. Fatwa tersebut sudah ada sejak 2017.

"Fatwa tersebut sudah dibuat MUI Jatim sejak 2017. Jangankan merayakan, mengucapkan saja tidak boleh, haram hukumnya," ucap Ainul Yaqin, Sekretaris Umum MUI Jatim, Rabu (12/2/2020).

Halaman

(abw/dnu)