Komnas PA Minta Pelaku Praktik Aborsi Ilegal Juga Dijerat UU Perlindungan Anak

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 14 Feb 2020 17:08 WIB
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait di Jakarta, Sabtu (7/45/2016).
Foto Arist Merdeka Sirait (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Komnas Perlindungan Anak (PA) mengapresiasi Polda Metro Jaya karena membongkar kasus klinik aborsi ilegal di Jakarta Pusat. Komnas Perlindungan Anak bahkan meminta pelaku juga dikenai pasal UU Perlindungan Anak.

"Apresiasi setinggi-tingginya ke PMJ karena peristiwa sudah lama ditunggu Komnas Perlindungan Anak ungkap jaringan aborsi ilegal ini. Dua tiga hari lalu berhasil bahwa ini diungkap pelaku pemain lama juga," kata Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait kepada wartawan di lokasi kejadian, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).


Arist meminta polisi juga menjerat pelaku dengan UU Perlindungan Anak. Alasannya, praktik aborsi dinilai menghilangkan hak hidup anak yang sudah ada sejak dalam kandungan.

"Saya juga titipkan UU Perlindungan Anak bisa dikenakan, karena sejak di kandungan sekalipun anak-anak punya hak untuk hidup. Ini aborsi menghilangkan secara paksa hak hidup seseorang," ucap Arist.

Selanjutnya
Halaman
1 2