Mengaku Sakit Tulang Belakang, Imam Nahrawi Minta Penahanan Ditangguhkan

Faiq Hidayat - detikNews
Jumat, 14 Feb 2020 13:30 WIB
Imam Nahrawi
Eks Menpora Imam Nahrawi (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta -

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Selain itu, Imam Nahrawi mengajukan izin berobat.

"Izin ada medical check up dan penangguhan penahanan yang mulia," kata tim kuasa hukum Imam Nahrawi dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Raya, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).

Atas permohonan itu, hakim ketua Rosmina mengatakan perlu pertimbangan dan musyawarah dengan hakim lain. "Kami akan mempelajarinya dan musyawarah dulu," kata hakim.

Seusai persidangan, pengacara Imam, Wa Ode Nur Zainab, menjelaskan penangguhan penahanan kliennya karena sakit tulang belakang. Ketika ditahan di Rutan KPK, sakit tulang belakang Imam kambuh.

"Sebenarnya secara fisik kondisi beliau drop saat waktu di Rutan sakitnya kumat tulang belakang tahun 2015 beliau sakit tulang belakang. Kami sudah ajukan (izin berobat) lama sejak masih di tahanan KPK, sebelum limpah ke pengadilan," kata Zainab.

Simak Video "Usai Diperiksa KPK, Eks Menpora Imam Nahrawi Lantunkan Selawat"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2