Pendiri PAN: Amien Rais Dulu Idealis, Sekarang Jadi Harimau

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 13 Feb 2020 11:28 WIB
Amien Rais hadiri Rakernas PAN, Sabtu (7/12/2019).
Foto: Amien Rais (Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Pendiri dan deklarator PAN, Abdillah Toha merasakan pilu ketika kongres V PAN di Kendari diwarnai kericuhan 'perang kursi'. Toha menyebut Amien Rais sebagai orang yang bertanggung jawab atas hal ini.

"Sebagai salah seorang pendiri, saya merasa pilu. PAN didirikan pada masa awal kejatuhan Soeharto sebagai partai reformis. Memperjuangkan demokrasi dan pemerintahan yang bersih dan adil. Harapan yang membubung tinggi saat itu sedikit demi sedikit terkikis habis berkat nafsu politik beberapa orang," kata Abdillah Toha dalam tulisannya yang diterima oleh detikcom, Kamis (13/2/2020).

Abdillah Toha mengakui bahwa kini PAN perlahan telah bermetamorfosis menjadi partai pragmatis. Dia mencatat, Amien Rais adalah tokoh PAN yang paling bertanggung jawab atas perubahan PAN ini.

"Pada perkembangan tahun-tahun berikutnya, tidak bisa dicatat lain kecuali bahwa yang paling bertanggung jawab adalah tokoh utama pendiri PAN Amien Rais (AR). Seorang yang awalnya idealis berubah menjadi harimau yang siap menerkam siapa saja yang berlawanan dengannya," lanjut Abdillah.

Dia menuturkan, sejak tidak lagi menjabat sebagai ketua MPR dan kemudian kalah telak dalam pemilu presiden 2004, Amien Rais menjadi tokoh yang memanifestasikan frustasinya kedalam berbagai manuver politik yang mencengangkan. Meskipun, Abdillah pernah mengenang Amien Rais sebagai ilmuwan politik yang mumpuni.

"AR sebenarnya seorang ilmuwan dan praktisi politik yang mumpuni. Tapi entah kenapa, dia juga merasa sebagai orang yang paling pantas memimpin negeri ini. Di benaknya, tidak ada calon pemimpin yang lebih hebat darinya. Jokowi dipandangnya sangat rendah," kenangnya.

Video Pengakuan Zulhas Jadi Menteri Kehutanan Tanpa Pendidikan Sejurusan :

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2