Dapat Penghargaan Antikorupsi, Ini Pesan Novel Baswedan ke Pegawai KPK

Ibnu Hariyanto - detikNews
Rabu, 12 Feb 2020 12:06 WIB
novel baswedan
Penyidik KPK Novel Baswedan menerima penghargaan antikorupsi internasional tahun 2020 dari Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation. (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Penyidik KPK Novel Baswedan menerima penghargaan antikorupsi internasional 2020 dari Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation (PIACCF). Novel merasa sangat terhormat mendapatkan penghargaan itu.

Berdasarkan keterangan pers yang diterima detikcom dari tim advokasi Novel Baswedan, Rabu (12/2/2020), penyerahan penghargaan antikorupsi internasional itu dilaksanakan di Putrajaya Marriott Hotel, Kuala Lumpur, Selasa (11/22020). Novel langsung hadir dalam penyerahan penghargaan itu.

Selain kepada Novel, PIACCF memberikan penghargaan antikorupsi kepada almarhum Kevin Anthony Morais. Kevin merupakan penuntut pada Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia, yang terbunuh pada 2015. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, keberanian, dedikasi, dan komitmen keduanya dalam memberantas korupsi.

Novel Baswedan sangat berterima kasih atas penghargaan antikorupsi yang diberikan oleh PIACCF kepadanya. Ia menilai penghargaan itu sebagai bentuk dukungan dan penghormatan kepada para aktivis yang berjuang melawan korupsi.

"Penghargaan ini adalah bentuk dukungan dan penghormatan terhadap semua pihak yang memilih jalan untuk berjuang memberantas korupsi, baik di Malaysia, Indonesia, dan di seluruh dunia. Inisiatif ini menegaskan bahwa isu pemberantasan korupsi bukan hanya permasalahan masing-masing negara saja, tetapi juga merupakan masalah bersama masyarakat dunia," kata Novel dalam keterangan tertulis.

Ia pun berharap semua pegawai KPK dan para aktivis antikorupsi di Indonesia terus berjuang melawan korupsi meskipun ia menilai kini KPK tengah mengalami pelemahan.

Dapat Penghargaan Antikorupsi, Ini Pesan Novel Baswedan ke Pegawai KPKPenyidik KPK Novel Baswedan menerima penghargaan antikorupsi internasional 2020 dari Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation. (Foto: Istimewa)

"Saya juga berharap semoga pegawai KPK, dan para aktivis antikorupsi di Indonesia terus bersemangat untuk berjuang melawan korupsi, di tengah pelemahan terhadap KPK yang sekarang sedang terjadi," ucap Novel.

Selain itu, Novel mengapresiasi pencapaian pemerintah Malaysia yang berhasil meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (CPI) sebesar 6 poin pada 2019 dan memberikan perlindungan kepada aktivis antikorupsi. Ia berharap pemerintah Malaysia dapat menularkan keberhasilannya itu ke negara-negara lain, khususnya Indonesia.

"Saya berharap pemerintah Malaysia, dalam hal ini Perdana Menteri Tun DR Mahathir bin Mohamad, untuk dapat menularkan keberhasilan dalam memberantas korupsi dan melindungi petugas pemberantas korupsi kepada negara lain, khususnya pemerintah Indonesia," tuturnya.

Sementara itu, Plt Jubir KPK Ali Fikri mengatakan KPK berterima kasih kepada pihak-pihak yang memberikan perhatian dan dukungan terhadap kasus penyiraman air keras Novel Baswedan. Ali mengatakan KPK hingga kini terus mendorong agar kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan bisa diusut tuntas dan pelakunya mendapat hukuman seadil-adilnya.

"KPK terus berharap pelaku penyerangan Novel Baswedan bisa mendapat hukuman seadil-adilnya. Selain itu, KPK berharap kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan bisa benar-benar tuntas sampai ke penemuan otak intelektualnya. Hal ini harus dilakukan supaya tidak ada lagi penyerangan terhadap penegak hukum yang tengah menjalankan tugas," kata Ali.

Simak Juga Video "Soal Rekonstruksi Novel, KPK Yakin Penyidik Polri Punya Strategi"

[Gambas:Video 20detik]

(ibh/dhn)