Round-Up

Penembakan Brutal Tentara Thailand: Perkara Utang, 29 Jiwa Melayang

Tim detikcom - detikNews
Senin, 10 Feb 2020 05:20 WIB
Seorang tentara di Thailand memberondong para pengunjung di Mal Terminal 21 di Kota Korat. Akibat kejadian tersebut 20 orang tewas dan puluhan lainnya terluka.
Penembakan di Thailand. (Foto: AP Photo)


Selain menewaskan 29 orang, peristiwa berdarah ini juga melukai 42 warga sekitar, sembilan di antaranya menjalani operasi.

Wakil Perdana Menteri Anutin Charnvirakul mengatakan, dalam kejadian ini, seorang perwira polisi yang ambil bagian dalam serangan melumpuhkan pria bersenjata tersebut dilaporkan tewas.

"Dia telah dipukul dan sayangnya, dia tidak bisa melakukannya," kata Anutin.



Perdana Menteri Thailand Prayut Chan menyodorkan spekulasi soal motif amukan Jakrapanth. Mantan kepala militer itu mengatakan Jakrapanth mengamuk karena masalah pribadi soal utang penjualan rumah untuk tentara. Selain itu, menurutnya barak--tempat Jakrapanth mencuri senjata--sudah dijaga dengan baik.

"Ini bukan kecerobohan. Kami tidak meninggalkan gudang persenjataan sendirian. Kami memiliki orang yang menjaganya," ungkap Prayut.



Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tak ada WNI yang menjadi korban. Plt Juru Bicara Kemlu Teuku Faizasyah mengimbau WNI yang berada di pusat Kota Korat untuk hati-hati.

"Tidak ada WNI yang jadi korban," kata Faizasyah.


(idn/knv)