RI-Ukraina Kerja Sama, Wamenhan Minta Pindad Serius Garap Kendaraan Tempur

Dwi Andayani - detikNews
Minggu, 09 Feb 2020 03:01 WIB
RI-Ukraina Kerja Sama, Wamenhan Minta Pindad Serius Garap Kendaraan Tempur
Foto: Dok.Kemenhan
Jakarta -

PT Pindad (Persero) melakukan kerja sama dengan Partica yang merupakan pembuat kendaraan tempur (ranpur) dari Ukraina. Kerja sama ini disebut sebagai upaya memperkuat kemampuan industri pertahanan lokal dan global.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Utama Pindad Abraham Mose dan Chairman of the Board of Directors of the RPA Practika Oleg Vysotsky. Penandatanganan itu disaksikan Wakil Menteri Pertahanan RI Sakti Wahyu Trenggono, Duta Besar RI untuk Ukraina Armenia dan Georgia, Yuddy Chrisnandi, serta Dirtekindhan Kemhan Laksma TNI Sriyanto.

Trenggono mengatakan, dirinya berharap dengan kerja sama ini PT Pindad dapat serius membuat ranpur yang mampu bersaing secara global. Menurut Trenggono, hal ini merupakan bagian dari misi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk dapat memproduksi alutsista secara mandiri.

"Saya harapkan Pindad serius melaksanakan rencananya untuk mampu membuat ranpur dengan kualifikasi yang mampu bersaing di pasar global. Saya akan kawal implementasinya, karena ini bagian dari misi Presiden agar industri pertahanan bisa memproduksi alat utama sistem persenjataan (alutsista) secara mandiri," kata Trenggono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (8/2/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Trenggono juga melakukan uji coba kekuatan menggunakan senjata api terhadap bahan pembuatan ranpur, seperti plat baja dan kaca anti peluru. Treggono juga sempat mengendarai Mozak II.


Sementara itu, Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose menyebut kerjasama tersebut terdapat dalam bagian produksi dan pengembangan antarperusahaan. Disebutkan Abraham, pihaknya juga akan melakukan diskusi terkat berbagai jenis kendaraan dan modernisasi kendaraan tempur.

"Nanti akan ada pembentukan tim koresponden dari kedua belah pihak, untuk mempelajari kemampuan dan kesiapan para pihak terkait berbagai proyek yang akan disepakati berdasarkan MoU. Selain itu akan ada pertukaran informasi teknis dan bisnis terkait tujuan kerja sama," tutur Abraham.

Simak Video "Pindad Bikin Tank Baja Khusus Kebakaran Lahan"

[Gambas:Video 20detik]

(dwia/azr)