Politikus PDIP Nilai Banyak Menteri Salah Posisi, Singgung Luhut-Wishnutama

Matius Alfons - detikNews
Sabtu, 08 Feb 2020 14:26 WIB
Effendi Simbolon
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP Effendi Simbolon (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Anggota DPR Komisi I dari Fraksi PDIP Effendi Simbolon mengkritisi kabinet Presiden Jokowi dalam 100 hari masa pemerintahan. Effendi menyebut sebagian menteri dalam Kabinet Indonesia Maju ditempatkan pada sektor yang tidak sesuai.

Awalnya Effendi berbicara tentang capaian Jokowi dalam menciptakan stabilitas politik. Namun modal stabilitas politik untuk kemajuan Indonesia itu, menurutnya, tidak ditopang secara maksimal oleh kabinet Jokowi.

"Pertanyaannya sekarang apakah modal tadi sudah dimanfaatkan optimal? Nah, ini kembali lagi pada susunan kru di kapal Pak Jokowi. Kita lihat susunan kabinet ini tidak dream team juga, ada political of appointee, kontraktor politik, ada orang yang nggak ada urusannya tapi posisinya di situ," kata Effendi dalam diskusi di Hotel Ibis Tamarin, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020).


Effendi mengatakan banyak hal yang ingin dicapai oleh Jokowi terhambat karena menteri yang tidak sesuai penempatan. Dia juga menyebut Jokowi terus menoleransi ini.

"Banyaklah (menteri salah posisi), ya. Yang kita ingin kejar ke satu titik tapi dipasang awak yang menurut saya bukan posisinya. Kalau contohnya hampir semuanya, dokter jadi ahli mesin, ahli mesin jadi dokter bedah, ini yang membuat Jokowi masih ambil risiko bahwa di the last lap dia dengan warisan yang nanti diwariskan di pemimpin berikutnya, dia masih tetap menolerir ini," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2