Ketua MK Puji PN Jakut Patuhi Konstitusi Bebaskan Nelayan Penolak Reklamasi

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 06 Feb 2020 16:20 WIB
Anwar Usman
Anwar Usman (Ari/detikcom)

Putusan PN Jakut di atas mendapat apresiasi dari Anwar Usman karena sebagai model penegakan konstitusi yang nyata.

"Putusan MK itu untuk dilaksanakan oleh seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya DPR atau Presiden. Contohnya kasus putusan PN Jakut yang memutus sesuai putusan MK," kata Anwar Usman, Kamis (6/2/2020).

Anwar menunjukkan kasus Ade-Alwi merupakan penegakan konstitusi secara nyata. Kewajiban penegakan konstitusi menjadi tanggung jawab bersama seluruh lembaga negara, aparat penegak hukum, dan masyarakat.

"Malah DPR termasuk yang paling taat. Saya contohkan waktu putusan MK meminta dibentuk pengadilan tipikor maksimal 3 tahun setelah putusan. Belum 3 tahun, sudah dibentuk," ujar Anwar.

Contoh lainnya, putusan judicial review UU Perkawinan. MK memutuskan batas usia minimal menikah baik laki-laki dan perempuan 19 tahun. Sebelumnya yaitu 16 tahun bagi perempuan dan 19 tahun bagi laki-laki.

"MK memutuskan maksimal 2 tahun sejak putusan diucapkan, UU Perkawinan harus diubah. Ini baru beberapa bulan, sudah diubah UU-nya oleh DPR," pungkas Anwar.

Halaman

(asp/aan)