Fadli Zon: Mudah Prediksi Donald Trump Lolos Pemakzulan

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 06 Feb 2020 14:23 WIB
Fadli Zon
Fadli Zon (Lisye/detikcom)
Jakarta -

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon mengaku telah memprediksi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump lolos dari pemakzulan. Fadli mengatakan lolosnya Trump dari pemakzulan mudah diprediksi.

"Itu kan mudah diprediksi, saya yang termasuk memprediksi bahwa itu pasti lolos," kata Fadli di DPP Gerindra, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020).

"Karena suaranya tidak cukup di senatnya," tambahnya.

Soal Trump yang lolos dari pemakzulan, Fadli mengatakan, dalam berpolitik, tak perlu terbawa perasaan (baper). Setiap kritik, kata Fadli, tak perlu dianggap berlebihan.

"Tapi kalau kita lihat semalam demokrasi di Amerika biasa Nancy Pelosi, saya juga pernah ketemu Nancy, ketua parlemennya. Setelah pidato itu kan merobek pidato itu. Itulah demokrasi, jangan no hard feelings. Jangan sebentar-sebentar laporin, baperan, dan sebagainya. Kalau dikritik, kadang-kadang kritiknya mengarah ke penghinaan, bisa-bisa sajalah," ungkapnya.


Dalam menyatakan Trump tak bersalah atas dua dakwaan pemakzulan itu, para senator berpegang pada banyak alasan untuk membuat Trump tetap menjabat. Fadli pernah bertemu dengan Trump pada 3 September 2015 di Amerika Serikat, bersama eks Ketua DPR Setya Novanto. Kala itu, Fadli menghadiri konferensi politik Trump.

Alasan pertama, kalangan Republikan meyakini Trump bersalah, tapi menilai tindakannya tidak cukup kuat untuk dimakzulkan. Alasan kedua menyebut percakapan telepon Trump dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Juli tahun lalu sebagai 'percakapan telepon yang sempurna'. Alasan ketiga, kalangan Republikan menyadari akan ada pemilu dalam 10 bulan ke depan dan diserahkan kepada para pemilih AS untuk menentukan nasib Trump.

Simak Video "Beda Reaksi Ivanka dan Hailey Bieber soal Batal Dimakzulkannya Trump"

[Gambas:Video 20detik]

(rfs/gbr)