PPATK Rapat di Komisi III Bahas Rekening Kasino Kepala Daerah di Luar Negeri

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 05 Feb 2020 11:31 WIB
Rapat Komisi III bersama PPATK
Rapat Komisi III bersama PPATK (Foto: Rolando/detikcom)
Jakarta -

Komisi III DPR menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Kepala Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin. Rapat ini membahas rencana kerja dan penelusuran aliran keuangan kepala daerah di luar negeri.

RDP digelar di ruang rapat Komisi III, kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/2/2020) dan dipimpin Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir. Kiagus mengatakan ada temuan dugaan rekening kepala daerah di kasino luar negeri sebesar Rp 50 miliar.


"Salah satu poin pembahasan dari refleksi akhir tahun adalah pengungkapan perkara TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) dan kejahatan uang lainnya. Dari analisis dan pemeriksaan terhadap perkara disampaikan salah satunya terkait ditemukannya rekening kepala daerah di kasino di luar negeri yang besarnya kurang lebih Rp 50 miliar," kata Kiagus.

Kiagus mengatakan aliran uang kepala daerah melalui rekening kasino merupakan pola baru di Indonesia. Diduga pelaku membuka rekening sebagai alat untuk membawa uang tunai kembali ke Indonesia.


"Pendapatan dana yang diduga berasal dari hasil kejahatan ke rekening kasino atau casino account merupakan pola baru di Indonesia dalam rangka pencucian uang. Terduga pelaku membuka rekening di kasino dan menggunakan member card casino sebagai media agar dapat membawa kembali dana tunai ke Indoensia," ungkap Kiagus.


Kiagus menduga cara tersebut adalah upaya menyembunyikan uang atau menyamarkan sumber dana. Padahal, sumber dana diduga berasal dari tindak pidana.

"Hal ini merupakan upaya menyembunyikan uang dan atau menyamarkan sumber dana yang diduga berasal dari tindak pidana agar seolah-olah berasal dari hasil bermain judi di kasino," ujarnya.

Simak Video "DPR Soal Pemulangan Eks ISIS: Harus Ditangani Secara Profesional"

[Gambas:Video 20detik]

(rfs/azr)